Categories: DaerahNasional

Diajak Ngopi Bareng, Ini Yang Disampaikan Mendagri Tito ke Bupati Bassam

BANTEN, JN- Ada yang menarik usai acara pembukaan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2025 di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Provinsi Banten, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Bupati Halmahera Selatan yang juga Koordinator Wilayah (Korwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Provinsi Maluku Utara, Hasan Ali Bassam Kasuba, diundang ngopi bareng Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bertempat di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang Banten.

Ikut mendampingi Mendagri Tito Karnavian, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnub beserta beberapa pengurus pusat Apkasi.

Dalam kesempatan itu Bupati Bassam Kasuba dan Ketua Umum APKASI Bursah Zarnub terlihat santai berbincang bersama Mendagri Tito Karnavian.

Bupati Halmahera Selatan , Hasan Ali Bassam Kasuba, ketika ditanya rekan-rekan media terkait pembicaraan saat ngopi bareng Mendagri, mengatakan bahwa dirinya diundang khusus bersama Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnub menemani Mendagri.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku banyak hal yang dibicarakan Mendagri termasuk seputar isu-isu strategis nasional dan daerah.

“Tadi itu kita diajak ngopi sambil makan bersama Ketua Umum Apkasi, pembicaraannya seputar beberapa isu strategis yang kita bahas termsuk kaitannya dengan prospek pendanaan daerah kedepan khususnya Dana Bagi Hasil (DBH) pusat,”ujar Bupati Bassam Kasuba dengan santai.

Orang nomor satu di Bumi Saruma ini bilang bahwa itu disampaikan Mendagri karena isunya sekarang banyak simpang siur ke daerah.

Sehingga ini perlu dijelaskan, secara mendasar oleh Mendagri Tito Karnavian kepada para kepala daerah terutama kepada Ketua Umum Apkasi dan Korwil.

Karena itu Mendagri tegaskan mendukung penuh seluruh Kepala Daerah dan bersedia untuk menjembatani aspirasi para Kepala Daerah dalam upaya bersama mensejahterakan masyarakat.

“Begitu pula dengan isu Otonomi yang terus disuarakan, kita berharap sangat dukungan dari Kemendagri dalam mensupport agar hak-hak pengelolaan di daerah dapat optimal kedepan,”tutup Bupati Bassam. (*)

Editor: Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Mengasah Karya Jurnalistik Dengan AI, BI Gandeng Media Gelar Capacity Building Di Pulau Meti

HALUT, JN - Tugas jurnalistik di era modern serba digital saat ini menjadi satu tantangan…

6 jam ago

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 bulan ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 bulan ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

2 bulan ago

Gubernur Sherly Tunjuk Mantan Pejabat Di Halsel Jadi Plt Kadis DKP, Termasuk Plt Di Dinas Pertanian

SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…

2 bulan ago

Data Tak Valid, DPRD Halteng Desak Pemda Cabut Izin Operasional SPBU Ini.

HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…

2 bulan ago