Warga Susah Payah Saat Berlabuh di Swering Labuha
HALSEL, JN – Warga sejumlah Desa di Kepulauan Mandioli dan Botanglomang yang melakukan aktivitas di kota Labuha menggunakan perahu longboat terpaksa harus memarkir perahu mereka di sepanjang Swering Labuha dan Pantai Mongga karena tidak ada tembatan perahu tempat untuk bersandar.
Kondisi ini membuat warga mengeluh dan meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Perhubungan agar segera mencari lokasi pelabuhan untuk dibangun tembatan perahu.
“Kami merasa kesulitan saat berlabuh di Swering pantai Labuha, terutama ibu – ibu dan anak – anak sebab harus berupaya naik ke atas swering terlalu tinggi.”ujar Hayati warga Desa Bahu didampingi beberapa warga dari Desa Prapakanda, Tanjung Obit, Kampung Baru dan Batu Taga kepada sejumlah wartawan Senin (08/08/2022).
Sementara itu secara terpisah Ketua DKC Garda Bangsa Halsel, Asbur Abu, mendesak Dinas Perhubungan Halsel supaya segera menyiapkan tambatan perahu untuk dijadikan tempat berlabuh bagi perahu longboat yang datang dari berbagai Kecamatan termasuk Madioli dan Botanglomang.
“Atas nama DKC Garda Bangsa meminta pihak Dishub Halsel segera bangun tembatan perahu di sekitar swering Labuha untuk memudahkan masyarakat.”pinta Asbur. (*)
HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…
TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…
HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…
SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…
HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…
HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…