Categories: Nasional

5 Provinsi dengan Pendapatan Daerah Terendah di Indonesia

JAKARTA, JN – Terdapat 5 provinsi di Indonesia yang pendapatan daerah paling rendah dibandingkan dengan daerah atau provinsi lainnya.

Salah satu provinsi di utara pulau Sulawesi yakni Provinsi Gorontaro menempati posisi paling buncit dalam urutan pendapatan daerah di Indonesia dari yang tertinggi hingga yang terendah.
Mengacu pada anggaran pendapatan pada APBD provinsi Gorontalo, maka pendapatan provinsi yang terendah di Indonesia adalah Provinsi Gorontalo.

Sehingga data pendapatan daerah di Indonesia, Gorontalo menjadi provinsi dengan pendapatan terendah di Indonesia.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), pendapatan daerah Provinsi Gorontalo pada tahun 2021 tercatat sebesar Rp 1,91 triliun, sementara pada tahun-tahun sebelumnya, yakni pada 2019 sebesar Rp 1,94 triliun dan 2020 sebesar Rp 1,86 triliun.

Selain Provinsi Gorontalo, terdapat beberapa provinsi di luar Pulau Jawa juga masuk dalam daftar daerah dengan pendapatan provinsi terendah di Indonesia, dikutip dari lama BPS yaitu sebagai berikut :

1. Gorontalo
2019 : Rp 1,94 triliun
2020 : Rp 1,86 triliun
2021 : Rp 1,91 triliun

2. Sulawesi Barat
2019 : Rp 2,03 triliun
2020 : Rp 2,01 triliun
2021 : Rp 2,04 triliun

3. Kalimantan Utara
2019 : Rp 2,61 triliun
2020 : Rp 2,43 triliun
2021 : Rp 2,21 triliun

4. Kepulauan Bangka Belitung
2019 : Rp 2,69 triliun
2020 : Rp 2,4 triliun
2021 : Rp 2,5 triliun

5. Maluku Utara
2019 : Rp 2,68 triliun
2020 : Rp 2,58 triliun
2021 : Rp 2,84 triliun

Kondisi pendapatan daerah di provinsi-provinsi di atas berbanding terbalik dengan pendapatan Provinsi DKI Jakarta yang merupakan daerah dengan pendapatan terbesar di Indonesia.

DKI Jakarta setiap tahun memang selalu memiliki APBD terbesar se-Indonesia. Tahun 2019 misalnya, anggaran pendapatan DKI Jakarta mencapai Rp 62,3 triliun.

Sementara pada 2020 pendapatan Provinsi DKI Jakarta turun menjadi Rp 55,8 triliun. Setahun berikutnya, pada 2021 pendapatan DKI Jakarta kembali naik menjadi Rp 72,18 triliun. (kompas)

Redaksi

Recent Posts

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 bulan ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 bulan ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

2 bulan ago

Gubernur Sherly Tunjuk Mantan Pejabat Di Halsel Jadi Plt Kadis DKP, Termasuk Plt Di Dinas Pertanian

SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…

2 bulan ago

Data Tak Valid, DPRD Halteng Desak Pemda Cabut Izin Operasional SPBU Ini.

HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…

2 bulan ago

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…

2 bulan ago