Ilustrasi Anggaran Olah Raga
HALTENG, JN – Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Provinsi (Porprov) Maluku Utara yang dijadwalkan akan digelar di Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Juni mendatang terancam tidak maksimal kesiapan pesertanya.
Pasalnya, potret buruk wajah pembinaan olahraga di Kabupaten Halteng menjadi sorotan dimana alasan “efisiensi anggaran” oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Halteng memicu hilangnya semangat para peserta Porprov ditengah tuntutan prestasi dan target mengharumkan nama daerah.
Alasan efisiensi anggaran yang dipakai Dispora kini menuai kecaman dan kritikkan publik termasuk keluarga peserta. Sebab, hingga memasuki tiga bulan masa persiapan, sejumlah cabang olahraga mengaku belum mendapatkan dukungan financial atau anggaran pelatihan yang layak.
Tentu kondisi ini dinilai telah dengan sengaja dinas abaikan hak peserta dan minusnya nilai dari komitmen Pemerintah Daerah yang semestinya hadir mendukung penuh dalam mendampingi proses perjuangan para atlet asal Halteng.
Cabang olahraga yang dipersiapkan diantaranya pencak silat, bola basket, atletik, panjat tebing, billiard, tenis meja, badminton hingga catur. Sayangnya, para peserta ditengah tuntutan menggapai target juara justeru terhalang dengan alasan yang tidak relevan dengan komitmen pemerintah selama ini.
Dalam hal ini, Dispora sebagai dinas yang menaungi prestasi anak muda di Halteng harusnya memiliki rasa tanggungjawab untuk mengatur dan menata tekad dan semangat atlet untuk terus menciptakan bibit atlet yang dikemudian hari bisa go internasional.
Terlepas dari tidak ada rasa kepedulian, Dispora juga dinilai hanya pandai bicara soal prestasi namun itikad menunjukkan keberpihakkan secara nyata kepada para atlet justeru minus bahkan dianggap gagal.
“Latihan sudah hampir tiga bulan berjalan, tapi anggaran tidak ada kejelasan, kalau latihan peserta hanya dengan alat sederhana dan serba terbatas. Jika kondisi berlanjut, lalu bagaimana kita mau bicara soal prestasi?”, ungkap Wawan, Ketua Bid. Atlet FPTI Halteng, Jumat (15/05).
Kebijakkan efisiensi anggaran tentu sangat mengguncang hati para peserta. Semangat mereka pudar. Pemda dinilai tak serius dan bebankan tanggunjawab besar kepada atlet tanpa dukungan yang memadai. Publik kini tengah menanti penjelasan yang transparan dari Dispora.
Mereka menilai, Dispora seakan menutup mata terhadap kondisi atlet yang sedang dipersiapkan menuju ajang tingkat provinsi. Padahal kontingen Halteng dijadwalkan bertolak ke Halut pada 30 Mei mendatang. (yUn)
HALSEL, JN - Di Pulau Obi, sebagian perjalanan kerja dimulai dari kesempatan yang sederhana, lalu…
HALTENG, JN - Penataan tata ruang dan tata kota di Kabupaten Halmahera Tengah sejauh ini…
HALTENG, JN - Tahun 2026 ini pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Weda Kabupaten Halmahera Tengah…
HALTENG, JN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Tengah pimpin langsung Rapat Koordinasi Tindak Lanjut…
SOFIFI, JN –Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Sekretariat Daerah (Setda) gandeng Bank Bank Negera Indonesia…
HALSEL, JN - Deru mesin speed boat memecah pagi di Pelabuhan Panji Baru, Desa Kawasi,…