Asmal Lahiaru, Kabid. Persampahan dan LB3 Dinas Lingkungam Hidup (DLH) Kota Ternate
TERNATE, JN – Tahun 2023 kemarin, Pemerintah Kota Ternate telah memenuhi permintaan Dinas Lingkungan Hidup melalui Bidang Persampahan terkait permintaan armada pengangkut sampah.
Tak tanggung-tanggung, Walikota Ternate, H. Tauhid Soleman mengadakan armada sampah jauh lebih memadai dari sebelumnya. Hal ini tentu dilakukan mengingat kebersihan menjadi salah satu visi Walikota untuk memantapkan Misi Kota Ternate Bersih dan Sehat juga menjadi kota andalan.
Asmal Lahiaru, Kabid Persampahan dan LB3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, saat ditemui Jumat, (05/01) menjelaskan, armada yang tersedia di tahun 2023 lalu jauh lebih memadai.
“Tahun 2023 kami dapat bantuan armada lagi sehingga dapat memaksimalkan pekerjaan kita di lapangan, walaupun masih banyak kendala yang dialami petugas. Sarana sudah memadai tapi lagi-lagi kami juga butuh kerjasama dengan pihak lain termasuk masyarakat sendiri”, ungkapnya.
Penambahan armada sampah oleh Pemkot Ternate diantarnya, Dumtruk 3 unit, Amrol 3 unit, Pick up 7 unit, dan Motor Kaisar sebanyak 100 unit yang usulannya diterima secara bertahap.
Asmal mengaku, ketersediaan armada saat ini khususnya Kaisar sudah didistribusi kesemua wilayah kecamatan di ternate termasuk pulau.
“Semua kaisar sudah kita serahkan ke tiap kecamatan, Ternate tengah 16 unit, Ternate Utara 17 unit dan Ternate Selatan 17 unit dan pulau dan Ternate barat, sementara yang tidak menerima adalah pulau moti, batang dua dan Hiri, ini dikarenakan tempat pembuangan akhir sampah tidak tersedia dan kehidupan masyarakat disana masih alami”, pungkasnya.
Terkait anggaran yang sudah merealisasikan armada khusus sampah, Asmal mengaku pemerintah gelontorkan anggaran sebesar Rp 11 Miliar untuk memenuhi armada sampah.
“Dengan anggaran yang sebesar ini untuk memenuhi armada sampah, kita dinas berharap bisa memaksimalkan kerja di lapangan, untuk itu sosialisasi akan terus kami lakukan sehingga kesadaran masyarakat kita bisa dibangun begitupun koordinasi lintas SKPD”, tambahnya.
Selama ini warga masih keluhkan tumpukkan sampah yang terjadi disebagian titik kota yang mengganggu pemandangan.
“Warga masih keluhkan soal sampah, tapi konsep saat ini kami berharap warga juga ikut berpartisipasi dalam menangani sampah. Untuk itu kami juga akan sosialisasi ke kecamatan dan kelurahan sehingga apa yang menjadi target pemerintah bisa terealisasi”, harap Asmal.
Penanganan sampah dalam kota kata Asmal, kini berganti jam pengangkutan.
“Dulu kan sampah diangkut pagi maupun siang, tap saat ini kami imbau agar warga bisa beraktifitas buang sampah pada malam hari, jadi petugas bisa angkut pada waktu malam hingga subuh ini akan kita fokuskan agar mengurangi penumpukkan sampah pada siang hingga sore hari”, cetusnya. (yUn).
Editor : Risman Lamitira
Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…
TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…
TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…
HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…
TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…
HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…