HALSEL, JN – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin (Bassam – Helmi) kompak menghadiri pembukaan kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 di Desa Mataketen, Kecamatan Makian Barat, Rabu (23/07/2025).
Pembukaan TMMD ke-125 tahun 2025 ini dihadiri Kepala Staf Korem (Kasrem) 152/Baabullah Kolonel Inf. Budi Kurniawan, S.I.P., M.M., Kasiter Kasrem 152/Baabullah Kolonel Arm. Jusuf, jajaran Forkopimda, Dandim 1509/Labuha Letkol Inf. Syamsul, S.I.P., Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan, S.H., S.I.K., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri Ahmad Patoni, S.H., M.H., dan Ketua TP- PKK Ny. Rifa’at Al Sa’adah, para Camat, Kepala Desa, serta Masyarakat se- Kecamatan Makian Barat.
Dalam kesempatan itu Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba dipercayakan membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, dalam arahannya Bupati Bassam mengatakan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten, dan Masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah-wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses dan infrastruktur.
Dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional Di wilayah”
Menurut Bupati Bassam, Tema tersebut mencerminkan tekad bersama untuk membangun dari pinggiran, memperkuat tata kelola Pemerintahan Desa, membuka akses infrastruktur, serta meningkatkan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Orang nomor satu di Bumi Saruma ini berharap melalui program TMMD, kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keterlibatan dalam pembangunan akan semakin meningkat, seiring dengan membaiknya kualitas infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan sarana publik lainnya.
“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, ini adalah manifestasi dari semangat gotong royong, nasionalisme, dan penguatan ketahanan wilayah melalui pendekatan kesejahteraan,” ujar Bupati Bassam.
Putra sulung mantan Bupati dua periode Dr. Muhammad Kasuba ini menambahkan bahwa Pemkab Halmahera Selatan saat ini menerapkan strategi zonasi pembangunan sebagai langkah pemerataan berbasis potensi unggulan masing-masing wilayah, seperti sektor perikanan, pertanian, perkebunan, hingga kawasan industri.
“Halmahera Selatan kami bagi ke dalam lima zona pembangunan. Pulau Makian, termasuk Makian Barat, masuk dalam zona strategis yang menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan yang berkeadilan dan merata,” jelas Bupati.
Lanjut dia bilang pelaksanaan TMMD di Kecamatan Makian Barat menjadi bukti nyata bahwa pendekatan zonasi pembangunan tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah diwujudkan dalam tindakan konkret.
Adapun sasaran fisik TMMD ke-125 di Makian Barat meliputi pembangunan infrastruktur dasar di beberapa desa, antara lain, pembangunan jalan setapak, drainase dan MCK, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas air bersih, tempat wudhu dan talud dan jembatan.
“Terima kasih dan apresiasi kepada TNI, jajaran Pemerintah Kabupaten serta masyarakat yang telah dan akan berpartisipasi aktif dalam program TMMD tahun 2025,”ucap politisi PKS itu. (*)
Editor: Risman Lamitira
Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…
TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…
TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…
HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…
TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…
HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…