Kantor Kejari Halmahera Selatan (Foto Istimewa)
HALSEL, JN – Tim Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, dijadwalkan tiba di Labuha Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (23/03/2021) besok pagi.
Kedatangan personil BPKP RI, ini atas permintaan pihak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel, dalam rangka melakukan Audit perhitungan kerugian negara atas Kasus dugaan Korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), di kantor Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gandasuli Kecamatan Bacan Selatan, tahun 2019, yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan,
Dana bantuan senilai Rp 1 Miliar untuk kegiatan Operasional Kesehatan itu diduga disalahgunakan sejumlah oknum pejabat Puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.”Sesuai janji kita, Selasa besok tim dari BPKP RI sudah tiba di Labuha.”ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Halsel, Eko Wahyudi, SH, kepada Jaret News.com, Senin (22/03/2021).
Eko mengatakan, Tim BPKP hari ini lebih dulu tiba di Ternate, kemudian melanjutkan perjalanan ke Labuha dan tiba nanti pada Selasa besok.”tutup Eko.
Diketahui dalam kasus ini tercatat sebanyak 26 orang telah di periksa dan dimintai keterangan oleh penyidik Jaksaan. Mereka diantaranya Bendahara, Pemegang program, para Kepala Seksi, Kepala Puskesmas dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes). (Ris)
Penulis : Tim
Editor : Risman Lamitira
TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…
HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…
SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…
HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…
HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…
HALSEL, JN - Di Pulau Obi, sebagian perjalanan kerja dimulai dari kesempatan yang sederhana, lalu…