Categories: Daerah

Bupati Bassam Ajak Bapaslon Lain Adu Gagasan dan Program Bukan Saling Fitnah

HALSEL, JN – Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, yang juga Bakal Calon Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba mengajak seluruh Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan tahun 2024, untuk beradu ide, gagasan dan program yang akan ditawarkan kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam menyikapi maraknya manuver politik berbau saling jelek-menjelekkan yang terjadi di media sosial (Medsos), akhir-akhir ini.

Calon Bupati petahana ini secara lantang menegaskan bahwa Pilkada 2024 adalah ajang beradu ide dan gagasan, bukan untuk saling memfitnah, menjelekkan atau menjatuhkan.

“Dalam waktu dekat kita akan menghadapi momentum penting untuk daerah yang kita cintai ini, yakni pesta demokrasi, pesan pertama buat kita semua mari kita sambut momentum ini dengan gembira jangan saling memfitnah atau menjatuhkan.”ujar Bupati Bassam Kasuba saat menemui masyarakat Desa Pelita Mandioli Utara dan masyarakat Desa Galala Mandioli Selatan.

Pasangan dari mantan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Helmi Umar Muchsin pada Pilkada 2024 itu menjelaskan, seyogyanya Pilkada Halmahera Selatan merupakan sarana saling menjual program dan gagasan pembangunan untuk 5 tahun kedepan.

“Tidak ada gunanya saling menghujat, saling menjatuhkan dan saling menjelekkan satu sama lain, jika itu yang terjadi maka yang rugi adalah kita semua.”terang Bassam.

Putra sulung mantan Bupati Halmahera Selatan Dr. Muhammad Kasuba, MA, itu bilang menghadapi pesta demokrasi ini dirinya berpesan untuk menjaga silaturahmi dan persatuan diantara sesama, jangan sampai kemudian momentum demokrasi ini memecah belah kita masyarakat.

“Selaku Bupati saya memiliki tanggungjawab baku panggil baku lia baku ajak semua baku bawa baik-baik, mari kita hilangkan presepsi buruk, jangan saling menjatuhkan tetapi mari adu ide, gagasan dan program kedepan bukan saling baku fitnah.”ungkap alumni magister ilmu komunikasi itu.

Bassam menambahkan, karena perbedaan itu adalah suatu keniscayaan tapi jangan sampai perbedaan memunculkan perpecahan, tutup politisi asal Partai PKS, seraya memohon Do’a restu dari seluruh masyarakat Mandioli Selatan dan Mandioli Utara. (*)

Editor : Rusman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…

2 minggu ago

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…

2 minggu ago

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…

3 minggu ago

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…

3 minggu ago

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…

3 minggu ago

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…

1 bulan ago