Categories: DaerahRagam

Diberi Nama Muhammad Sa’ad Abdurrahman Kasuba, Cucu ke 24 Muhammad Kasuba Ini Jalani Aqiqah

HALSEL, JN- Bupati Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Hasan Ali Bassam Kasuba bersama keluarga besar menggelar Tasyakuran Aqiqah anak keenamnya bertempat di kediaman Desa Babang Bacan Timur pada Selasa (02/12/2025).

Cucu ke 24 mantan Bupati Dr. Muhammad Kasuba, MA bernama Muhammad Sa’ad Abdurrahman Kasuba, merupakan putra dari pasangan Hasan Ali Bassam Kasuba dan ibu Rifa’at Al-Sa’adah yang lahir pada tanggal 19 November 2025.

Muhammad Sa’ad Abdurrahman Kasuba merupakan satu-satunya cucu dari Dr. Muhammad Kasuba yang lahir di Bumi Saruma Bacan.

Cucu ke-24 Dr. Muhammad Kasuba ini dibanjiri Do’a dari ratusan para tamu yang hadir mulai dari deretan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, Sekda Safiun Radjulan, Ketua DPRD Hj. Salma Samad, Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, Camat, para Kades, Jougugu Kesultanan Bacan Mochdar Arif, Gema Suba, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan para ASN dan PPPK dilingkup Pemkab Halmahera Selatan.

Disela-sela acara, Dr. Muhammad Kasuba, MA, mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir pada acara aqiqah cucunya yang ke-24 ini.

Bupati definitif pertama Kabupaten Halmahera Selatan ini juga meminta Do’a dari seluruh undangan yang hadir agar kelak cucunya menjadi anak yang sholeh, sehat berbakti kepada orang tua, berguna bagi bangsa dan negara serta bermanfaat bagi masyarakat.

“Tasyukuran Aqiqah ini merupakan Sunnah Rasulullah SAW dan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran cucu saya ke-24,”ujar Muhammad Kasuba dengan penuh bahagia.

Lanjut dia bilang bahwah momen ini merupakan sesuatu yang istimewa bagi kami semua, keluarga dan kerabat yang hadir pada acara ini.

Karena bagimanapun Aqiqah juga merupakan benteng pelindung dan keselamatan bagi anak dari berbagai bencana maupun hal-hal keburukan lainnya.

Pria kelahiran Bibinoi Bacan Timur Tengah ini bilang bahwa nama cucunya diambil dari nama kakek pihak bapak dan ibu.

“Nama Muhammad misalnya diambil dari nama kakek atau ayah dari Bassam Kasuba, kemudian Sa’ad diambil dari nama kakek atau ayah dari ibu Rifa’at Al-Sa’adah dan Abdurrahman diambil dari nama kakek Bassam Kasuba. Ketiga kosakata ini melengkapi keseluruhan nama dan menjadi Do’a Insya Allah Aamiin,”terang MK sapaan akrab mantan Bupati Halmahera Selatan ini.

Ia menambahkan, nama cucunya tidak hanya sekedar diambil dari nama kakek, tetapi nama ini memiliki makna dan arti luar biasa, seperti Muhammad misalnya merupakan suri tauladan kita, kemudian Sa’ad yang artinya bahagia dan Abdurrahman adalah hambah-hambah Allah yang dirahmati dan penyayang. (*)

Editor: Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Program Bank Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH Halteng

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memperkuat program bank…

15 jam ago

Dirusak OTK, Jaringan Telkomsel Daerah Ini Terganggu

HALTENG, JN - Jaringan telekomunikasi milik Telkomsel di wilayah Kecamatan Patani dan Patani Utara, Kabupaten…

15 jam ago

Melalui CSR dan PPM, DLH Halteng Bangun Kolaborasi Dengan Pelaku Usaha Pertambangan

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara gelar Rapat Koordinasi Pemerintah…

3 hari ago

Program 100 Hari Kerja, Ini Target PDAM Halteng

HALTENG, JN - Direktur PDAM Kabupaten Halmahera Tengah, Hairudin Amir, menjadikan penyediaan air bersih sebagai…

3 hari ago

Ditunjuk Dinsos, Kelurahan Ini Dampingi Tim Kementerian PANRB Untuk Pendataan Parlinsos

TERNATE, JN – Kerja keras Lurah Maliaro Namra Hasan bersama operator kelurahan Suciyati dalam melakukan…

1 minggu ago

Resmikan Kantor BNI Lelilef, Bupati IMS : Bukti Pesatnya Pertumbuhan Ekonomi Halteng

HALTENG, JN - Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji secara resmi membuka Grand Opening operasional…

1 minggu ago