Categories: Daerah

DPRD Halsel dan BPRS Saruma Batal Ketemu, Subsidi Modal Tahun 2024 Akan Dipangkas ?

HALSEL, JN – Kasus dugaan korupsi di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS)  Saruma, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, saat ini masih dalam proses hukum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel,.

Hal ini sudah tentu akan berdampak pada pemangkasan dana yang disubsidi  Pemkab Halsel dalam bentuk penyertaan modal ke BPRS Saruma tahun 2024 mendatang.

Ini terlihat dari pemanggilan Yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel melalui Komisi II, kepada pimpinan Bank BPRS Saruma pada Jum’at sore ( 24/11/2023), akan tetapi agenda pertemuan itu batal terlaksana.

Ketua Komisi II, DPRD Halsel, Gufran Mahmud yang ditemui di kantor DPRD Halsel kepada wartawan mengaku bahwa pihaknya sudah mengundang pimpinan Bank BPRS Saruma untuk rapat bersama, tetapi agenda pertemuan itu batal dan akan dijadwalkan kembali.

Wakil Rakyat asal Dapil Makian Kayoa (Makayoa) itu saat ditanya perihal ditundanya rapat, Gufran beralasan karena  sebagian besar anggota belum masuk kantor karena terbentur jadwal Reses di  Kecamatan.

“Memang sebagian anggota sudah selesai Reses tapi ada juga yang belum dan masih di lapangan sehingga agenda pertemuan di tundah.”terang Ketua Komisi II.

Politisi asal Partai Golongan Karya (Golkar) itu membantah jika agenda rapat bersama Bank BPRS itu terkait masalah hukum yang sekarang sedang di tangani Kejaksaan.

Menurutnya rapat tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiap tahun.

“Ini soal APBD 2024 sekaligus kami akan menanyakan perkembangan usaha dari Bank BPRS Saruma.”katanya.

Menyingung kemungkinan terjadi pengurangan anggaran pernyataan modal ke Bank BPRS Saruma tahun 2024, Wakil Rakyat tiga periode itu mengaku belum tahu. 

Gufran juga enggan membocorkan rincian besaran dana penyertaan modal yang diberikan Pemkab Halsel ke Bank BPRS Saruma di tahun 2023.

“Kalau jumlahnya tidak tahu pasti angkanya tapi semuanya tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2017 total jumlah dana ada disitu.”tandas Gufran. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Jaga Stabilitas Ketahanan Pangan, BI Dorong Penguatan Pada Sektor Ini

HALTIM, JN - Sebagai otoritas dibidang moneter, makroprudencial dan sistem pembayaran, Bank Indonesia Perwakilan Maluku…

7 hari ago

Diam di Atas Laut Halmahera, Kita Belajar Sejarah Sambil Menjaga Alam

Pemandangan laut yang biru memanjakan mata sepanjang perjalanan, air laut yang sangat jernih memantulkan warna…

1 minggu ago

Mengasah Karya Jurnalistik Dengan AI, BI Gandeng Media Gelar Capacity Building Di Pulau Meti

HALUT, JN - Tugas jurnalistik di era modern serba digital saat ini menjadi satu tantangan…

2 minggu ago

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 bulan ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 bulan ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

2 bulan ago