Categories: DaerahNasional

Gubernur Worning SKPD Komitmen Berantas Korupsi

TERNATE, JN – Gubernur Maluku Utara, Kh, Abdul Gani Kasuba mengingatkan kepada jajaran SKPD di Lingkup Provinsi Maluku Utara agar selalu komitmen terhadap program pemberantasan Korupsi. Pernyataan Gubernur tersebut disampaikan saat membuka kegiatan rapat koordinasi tentang program pemberantasan korupsi terintegrasi wilayah Maluku Utara, Selasa (29/3) bertempat di Sahid Bella Hotel.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi KPK yang tak pernah berhenti mengingatkan kepada semua penyelenggara pemerintahan untuk menghindari tindakan-tindakan yang mengarah kepada Korupsi.

Orang nomor satu di malut ini menyambut baik pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi yang mengikutsertakan sejumlah Kementerian Lembaga dan Enam Provinsi lainnya di Maluku Utara.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten/kota akan sangat memperhatikan Delapan area intervensi KPK yang dinilai rawan terjadi korupsi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergisitas dan komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan Provinsi Maluku Utara  yang tepat sasaran sesuai dengan yang kita cita-citakan bersama.

Dirinya menjelaskan, berdasarkan progres Rencana Aksi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi tahun 2021, Provinsi Maluku Utara menempati peringkat ke 4 (empat) dari 7 provinsi, untuk wilayah (5) lima.

“saya ingatkan kepada Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Maluku Utara agar selalu komitmen melaksanakan implementasi program pencegahan korupsi terintegrasi pada Monitoring Capaian Program (MCP) dengan meningkatkan capaian dan kinerja delapan area intervensi yang telah ditetapkan,”tegasnya.

Selain itu, Gubernur Juga berterima kasih kepada KPK melalui MCP karena atas segala upaya dan dorongannya telah mengarahkan pihaknya  melakukan perbaikan sistem dan pemenuhan regulasi tata Kelola pemerintahan yang baik, serta memberikan dorongan perbaikan penyelesaian asset dan mengoptimalkan pendapatan.

Sementara pimpinan KPK Nurul Ghufron dalam arahannnya menyampaikan beberapa hal dalam upaya pencegahan korupsi yakni diantaranya; kepada Pemerintah daerah Provinsi dan Kabupaten Kota melalui Kepala Daerah, DPRD dan Pimpinan SKPD hal yang utama harus memiliki rasa takut yang berdampak pada efek jera, perbaikan sistim dengan cara menutup celah agar tidak berpotensi pada terjadinya tindakan Korupsi dan selalu melakukan edukasi serta mengkampanyekan dengan cara membangun nilai kesadaran.

Selain itu, Nurul Ghufron juga memaparkan pentingnya memperkuat upaya pencegahan pada 8 area program pemberantasan korupsi terintegrasi. “Delapan area intervensi itu merupakan area yang sangat rawan potensi korup,”ucapnya.

Dirinya kemudian memberikan contoh semisal APBD, dari situ sudah mulai terbesit apakah anggaran yang diserap, diinput dari pajak, retribusi maupun pendapatan non pajak bakal dikelolah untuk apa. “Apakah untuk membangun atau untuk membelanjai diri,”tuturnya.

Ia kemudian berharap agar pemerintah daerah dalam perencanaan anggaran hingga pelaksanaannya terfokus pada orientasi pro terhadap rakyat. Selain itu, Pihaknya berjanji akan selalu melakukan monitoring secara ketat terhadap 8 area intevensi program pemberantasan korupsi terintegrasi di Maluku Utara.

Pada kegiatan Rakor tersebut juga dirangkaikan dengan pendatanganan Pakta Integritas oleh para kepala Daerah, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah dan Inspektur di wilayah Provinsi Maluku Utara sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program pemberantasan korupsi terintegrasi.

Sekedar diketahui, kegiatan rakor pemberantasan Korupsi, dihadiri Irjen Kementerian Dalam Negeri melalui daring, mewakili Kementerian BPN/ATR RI dan deputi bidang pengawasan keuangan daerah BPKP.(red)

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Konektivitas Antardesa, Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

HALSEL, JN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memacu pemerataan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah…

4 hari ago

Pemkab Halteng Akan Terapkan TPP Berbasis Kinerja, Sekda Soroti Budaya ‘Absensi Lalu Kabur’

HALTENG, JN - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, akan menyesuaikan mekanisme pemberian Tambahan…

3 minggu ago

Perkuat Distribusi Pangan Lokal, Dinas Pangan Maluku Utara Jalin Kerja Sama dengan Penyedia Dari Luar Daerah

SOFIFI, JN – Untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pangan di seluruh kabupaten/kota di…

3 minggu ago

Perkuat Program Bank Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH Halteng

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memperkuat program bank…

3 minggu ago

Dirusak OTK, Jaringan Telkomsel Daerah Ini Terganggu

HALTENG, JN - Jaringan telekomunikasi milik Telkomsel di wilayah Kecamatan Patani dan Patani Utara, Kabupaten…

3 minggu ago

Melalui CSR dan PPM, DLH Halteng Bangun Kolaborasi Dengan Pelaku Usaha Pertambangan

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara gelar Rapat Koordinasi Pemerintah…

4 minggu ago