Categories: Daerah

Jaga Stabilitas Ketahanan Pangan, BI Dorong Penguatan Pada Sektor Ini

HALTIM, JN – Sebagai otoritas dibidang moneter, makroprudencial dan sistem pembayaran, Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara memiliki komitmen mendukung penguatan disektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan perkuat ketahanan pangan daerah.

Hal ini ditunjukkan dengan BI melakukan kegiatan penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah di Maluku Utara, yakni penanaman perdana Demplot Bawang Merah dan Panen Raya Padi yang dipusatkan di Desa Tutuling Jaya Kabupaten Halmahera Timur, Minggu (02/08).

Kegiatan tersebut bersinergi dengan Pemda setempat, kelompok tani, pondok pesantren dan pemangku kepentingan lainnya. BI berperan sebagai strategic orchestrator dalam mendorong peningkatan produktifitas komoditas pangan strategis, penguatan rantai pasok serta pengembangan ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

Upaya tersebut diharapkan mampu :
1. Mendukung pengendalian inflasi, khususnya inflasi kelompok pangan bergejolak melalui peningkatan produksi dan kelancaran pasokan pangan strategis
2. Memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif efisien dan berkelanjutan
3. Meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong inklusi ekonomi dan keuangan melalui penguatan kelembagaan dan ekosistem agribisnis

Dengan maksud diatas, BI bersama kelompok tani binaan bersama pemerintah daerah melakukan penanaman perdana demplot bawang merah varietas Bima Brebes, ini merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi komoditas hortikultura strategis di Malut.

Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui peningkatan produksi komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Demplot yang dikembangkan dilahan seluas 1 hektar ini terdiri atas 4 petak, masing-masing seluas 0,25 hektar dengan kebutuhan benih sekitar 1.200 kilogram dan estimasi masa tanam selama 55-65 hari.

Seluruh proses budidaya didampingi tenaga ahli muda mulai dari tahapan penanaman, pemeliharaan hingga panen, diproyeksikan mampu menghasilkan produktifitas sekitar 8-10 per hektar.

Selain penanaman demplot bawang, kegiatan juga dilanjutkan dengan panen raya padi bersama Kelompok Tani Pondok Pesantren Ibadurrahman sebagai wujud implementasi program Kemandirian Pangan Pesantren.

Sejak 2025 lalu, pengembangan budidaya padi dilingkungan pesantren telah dimulai pada lahan seluas 1 hektar dan kini berkembang menjadi 6 hektar melalui penerapan konsep pertanian terintegritas.

Dengan pengelolaan yang baik produktifitas panen bisa capai 5-6 ton gabah per hektar. Kehadiran BI mampu menjadikan program pengembangan pertanian di Ponpes tersebut meningkat.

Dukungan BI Malut untuk Ponpes Ibadirrahman sudah sejak 2022 lalu. Bantuan dilakukan secara bertahap yakni :
1. Tahun 2022-2023
– Peningkatan kapasitas melalui program WUBI/PUBI
– Dukungan sarana prasarana kandang sapi dan pembangunan green house pelatihan pertanian terintegritas
2. Tahun 2024
– Bantuan paket rice milling unit (RMU)
– Bantuan mesin tanam padi
– Bantuan mesin pencacah
– Pelatihan hilirisasi pengolahan bawang merah
3. Tahun 2025
– Bantuan tray semai padi
– Bantuan combine harvester
– Bantuan building pertanian

Untuk tahun ini, BI juga akan melanjutkan dukungan melalui program AIR Berkah Indonesia yang mencakup pelaksanaan Capacity Building serta pemberian paket bantuan unit usaha air minum dalam kemasan.

BI juga bersama Pemkab Halmahera Timur perkuat sektor pertanian sejak 2014. Berbagai bentuk dukungan yang telah diberikan kepada kelompok tani di Kabupaten Haltim antara lain :

1. Gapoktan Subur Jaya Bersama Desa Tutuling Jaya berupa laboratorium rumah pengering, rumah produksi, sensor teknologi serta sarpras lainnya
2. Kelompok Krida Mukti Desa Akedaga berupa kandang sapi, sensor teknologi serta sarpras pendukung lainnya
3. Gapoktan Mitra Tani Desa Toboino berupa kandang sapi, sensor teknologi, combine harvester, dan rumah pengering
4. Kelompok Permata Tani berupa kandang sapi, traktor, quick amberjack, mesin pencacah, kolam silase sebagai fasilitas fermentasi pakan

Seluruh dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen BI terus perkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Haltim, Anjas Taher, Kadis Pertanian, Muhammad Abdullah, Kanit Reskrim Polsek Wasile Haltim, Ipda. Fenendy Bora, Asisten II Pemkab Haltim, Hadi, Kades Tutuling Jaya, Ratimin. (*)

Redaksi

Recent Posts

Diam di Atas Laut Halmahera, Kita Belajar Sejarah Sambil Menjaga Alam

Pemandangan laut yang biru memanjakan mata sepanjang perjalanan, air laut yang sangat jernih memantulkan warna…

4 hari ago

Mengasah Karya Jurnalistik Dengan AI, BI Gandeng Media Gelar Capacity Building Di Pulau Meti

HALUT, JN - Tugas jurnalistik di era modern serba digital saat ini menjadi satu tantangan…

5 hari ago

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 bulan ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 bulan ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

2 bulan ago

Gubernur Sherly Tunjuk Mantan Pejabat Di Halsel Jadi Plt Kadis DKP, Termasuk Plt Di Dinas Pertanian

SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…

2 bulan ago