Categories: DaerahNasional

Jual Aset Desa, Mantan Ketua BPD Talimau Kayoa di Polisikan

HALSEL, JN – Ada – ada saja yang dilakukan mantan Ketua Badan Pernusyawaratan Desa (BPD) Talimau Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Lukman Johan, nekat mejual Aset milik Desa berupa Mesin pembuat es batu tanpa sepengetahuan Pemerintah Desa dan masyarakat.

Mesin es bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara tahun 2018 untuk kelompok nelayan Desa Talimau itu, baru di manfaatkan beberapa bulan kemudian di bawah kabur Lukman Johan, hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

Atas tindakan itu kini bersangkutan sudah di laporkan ke aparat Kepolisian Polsek Kayoa, untuk di proses secara hukum.

“Laporan sudah kami sampaikan secara resmi ke Polsek Kayoa pekan lalu, dan kini dalam proses penyelidikan Polisi.”ujar Kepala Desa (Kades) Talimau Basrah Sehe kepada Jaret News.com, Minggu (02/05/2021).

Basrah menjelaskan, awal mula mesin itu di bawa kabur Lukman, beberapa bulan setelah dirinya di berhentikan dari jabatan sebagai Ketua BPD.

Menurutnya Lukman Johan diberhentikan  pada tahun 2017  lalu, melalui rapat musyawarah Desa menghadirkan pimpinan dan anggota BPD, kemudian RT dan RW, Camat dan tokoh masyrakat serta tokoh agama dan tokoh pemuda, karena tidak pernah melaksanakan tugas.

Lukman lebih banyak menghabiskan waktu tinggal di Labuha, kini jabatan Ketua BPD Talimau dijabat Halil Hi. Amir, yang sebelumnya sebagai Wakil Ketua BPD.

Usai di berhentikan dari jabatan, Lukman membawa kabur mesin es  ke Labuha tepatnya di Kompleks Habibi namun kemudian di bawah ke Jiko Mandioli Selatan untuk dijual disana.

“Jadi waktu itu ada petugas dari DKP Provinsi datang mau cek mesin es, tapi sudah tidak ada, kemudian kami caritahu dapat di Labuha, tapi saat mau kesana mereka sudah kabur, dan satu minggu kemudian saya dapat telpon dari Kades Jiko kalau mesin es itu mau dijual di Jiko.”ungkap Basrah.

Iya menambahkan selain menjual mesin es, mantan Ketua BPD Lukman juga pernah menjual aset desa lainya berupa Mesin laut 40 PK milik kelompok nelayan, kemudian digantikan dengan mesin bekas yang ternyata sudah rusak.

“Untuk barang bukti berupa mesin bekas sudah di amankan di Polsek Kayoa.”tutur Basrah.

Ia menghimbau pada semua pihak termasuk pejabat daerah dan aparat penegak hukum agar tidak percaya dengan Lukman Johan yang mengatasnamakan Ketua BPD Talimau, sebab bersangkutan kini sudah di berhentikan dari jabatan dan digantikan Halil Hi. Amir.  (Ris)

Penulis : Tim
Editor    : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Jaga Stabilitas Ketahanan Pangan, BI Dorong Penguatan Pada Sektor Ini

HALTIM, JN - Sebagai otoritas dibidang moneter, makroprudencial dan sistem pembayaran, Bank Indonesia Perwakilan Maluku…

7 hari ago

Diam di Atas Laut Halmahera, Kita Belajar Sejarah Sambil Menjaga Alam

Pemandangan laut yang biru memanjakan mata sepanjang perjalanan, air laut yang sangat jernih memantulkan warna…

1 minggu ago

Mengasah Karya Jurnalistik Dengan AI, BI Gandeng Media Gelar Capacity Building Di Pulau Meti

HALUT, JN - Tugas jurnalistik di era modern serba digital saat ini menjadi satu tantangan…

2 minggu ago

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 bulan ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 bulan ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

2 bulan ago