Categories: DaerahPerkara

Kades Diduga “Bermasalah” Ini Dukung Muscab Apdesi Versi Abdul Aziz

HALSEL, JN – Musyawara Cabang (Muscab) ke III Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dengan Ketua terpilih Versi Abdul Aziz Al-Amary ternyata menuai polemik.

Pasalnya selain proses Muscab yang diduga bermasalah karena melanggar AD/ART organisasi APDESI, Pengurus baru yang diketuai Azis ini ternyata merupakan perkumpulan Kepala Desa (Kades) yang diduga bermasalah.

Anehnya APDESI yang terbentuk di Halmahera Selatan ini merupakan organisasi tunggal di Maluku Utara, karena dipimpin Ketua nonaktif Hasanudin Tidore.

Kondisi ini berbeda dengan 9 Kabupaten/Kota lainnya di Maluku Utara, tidak mengakui kepemimpinan Hasanudin Tidore sebagai Ketua DPD APDESI Provinsi Maluku Utara, tetapi Ketua yang dipimpin Sahatu M.S, yang dijadwalkan bakal dilantik pada Rabu (04/06/2025) di Sofifi.

Selain melanggar AD/ART organisasi , pembentukan pengurus APDESI Halmahera Selatan, ternyata juga tidak didukung sebagian besar Kepala Desa.

Tercatat dari 249 Kepala Desa di Halmahera Selatan, yang mendukung diselenggarakannya Muscab APDESI hanya 30 Kepala Desa.

Itupun sebagian dari mereka diduga banyak melakukan masalah dan dilaporkan masyarakat mulai dari dugaan penyelewengan Dana Desa (DD), Perselingkuhan, Pengancaman terhadap warga, hingga masuk keluar Cafe dan mabuk – mabukan.

“Jika mau dilihat, APDESI versi Abdul Aziz merupakan APDESI kumpulan para Kades bermasalah yang ingin berlindung dibawa payung APDESI, padahal APDESI yang sah masih dijabat oleh Kepala Desa Dolik Iswadi Ishak,”ujar Koordinator Forum Kebijakan Publik Maluku Utara, Sutarman, kepada wartawan, Senin (02/06/2025).

Sutarman menambahkan, sejauh ini kepengurusan DPD APDESI Maluku Utara baru akan dilantik pada Rabu nanti di Sofifi.

Dengan begitu APDESI versi Hasanudin Tidore yang dinaunggi Abdul Aziz dan kawan – kawan, tidak memiliki legal standing, karena Hasanudin Tidore saat ini tidak lagi aktif menjabat sebagai Kepala Desa, sehingga status kepengurusan di APDESI gugur.

“Hasanudin Tidore sekarang ini tidak lagi menjabat sebagai Kepala Desa, lantas atas dasar apa, APDESI versi Aziz menghadirkan Hasanudin sebagai ketua DPD APDESI Malut,”tanya Sutarman dengan tegas.

Karena itu dia menyebut APDESI versi Abdul Aziz jika terus dipaksakan, maka bisa dibilang ini hanya menjadikan tameng untuk melindungi kepentingan sekelompok Kepala Desa, bukan melindungi kepentingan 249 Desa secara keseluruhan.

Berikut para Kades yang hadir di acara Muscab APDESI versi Abdul Aziz.:

1. Kades Bahu Mandioli Selatan
2. Kades Belang Belang Bacan
3. Kades Indong Mandioli Utara
4. Kades Laiwui Obi
5. Kades Ngute Ngute Kayoa Selatan
6. Kades Kasdam Kasiruta
7. Kades Suma Tinggi Bacan
8. Kades Sabatang Bacan Timur
9. Kades Balitata Gane Barat
10. Kades Sosepe Obi
11. Kades Mandaong Bacan
12. Kades Matuting Gane Timur
13. Kades Toin Botanglomang
14. Kades Baru Obi
15. Kades Alam Kenanga Obi
16. Kades Anggai Obi
17. Kades Boso Gane Barat
18. Kades Nyonyifi Bacan Timur
19. Kades Gilalang Bacan Barat Utara
20. Kades Marikapal Kasiruta Timur
21. Kades Busua Kayoa Barat
22. Kades Lele Mandiolu Utara
23. Kades Papaloang Bacan
24. Kades Pasipalele Gane Barat Selatan
25. Kades Luin Gane Timur Tengah
26. Kades Akedabo Mandioli Utara
27. Kades Gonone Kepulauan Joronga
28. Kades Marabose Bacan. (*)

Editot : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…

2 minggu ago

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…

2 minggu ago

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…

3 minggu ago

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…

3 minggu ago

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…

3 minggu ago

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…

1 bulan ago