Categories: DaerahPerkara

Miris, Kuburan Warga di Guruapin Kayoa Terancam Habis Dihantam Ombak

HALSEL, JN – Puluhan makam warga di pekuburan umum Desa Guruapin Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, hancur akibat abrasi setelah dihantam ombak.

Kondisi makam yang hancur bahkan berpindah tempat itu ternyata sebagian ada yang hilang.

Kondisi ini disebabkan Talud penahan ombak yang dibangun dua tahun lalu di sepanjang pantai ambruk sejak tahun 2021 lalu.

Berdasarkan pantauan JarerNews di lokasi terlihat kondisi makam di pekuburan umum itu hancur dan berpindah tempat.

Ini disebabkan adanya abrasi setelah dihantam ombak saat musim barat tiba juga menghancurkan talud penahan ombak yang ada di sepanjang pantai.

Menurut warga lokasi pekuburan ini tergerus saat musim ombak terjadi setiap memasuki bulan Desember.

“Ombak besar biasa terjadi saat musim barat bulan Desember, tidak hanya menghantam lokasi pekuburan umum tapi juga rumah warga di pesisir pantai.”ungkap Saiba salah satu warga Guruapin Kayoa pada JaretNews.com, beberapa hari lalu.

Dikatakan Saiba bahwa hancurnya sejumlah kuburan warga karena talud penahan ombak yang dibangun sepanjang ratusan meter itu pada tahun 2020 lalu, ambruk sejak tahun 2021 lalu, sehingga mengakibatkan abrasi.

Diduga proyek talud penahan ombak yang dikerjakan dua tahun lalu itu tidak sesuai sehingga bisa dengan mudah ambruk.

“Bahkan sebagian bangunan talud ambruk saat masih dalam proses pekerjaan.”katanya.

Lanjut dia bilang sebelumnya sudah beberapa kali Pemerintah Desa maupun Kecamatan bersama tim dari Kabupaten datang ke lokasi mengambil gambar, namun sampai hari ini tidak ada realisasi mengenai perbaikan talud.

“Selaku warga Guruapin kami meminta pada Bupati Usman Sidik agar segera memperbaiki kondisi talud, untuk mencegah adanya kerusakan parah di lokasi pekuburan jelang musim barat bulan Desember mendatang.”pintanya. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…

2 minggu ago

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…

2 minggu ago

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…

3 minggu ago

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…

3 minggu ago

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…

3 minggu ago

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…

1 bulan ago