Categories: Daerah

Oknum Anggota Polres Halsel Diduga Aniaya warga Marabose Hingga Patah Tangan

HALSEL, JN.com –  Citra Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali tercemar akibat Aksi tidak terpuji yang diduga dlakukan sejumlah Oknum Polisi Kabupaten Halmahera Selatan, secara beramai ramai melakukan penganiayaan berat terhadap  2 warga Desa Marabose yang di tahan.

Parahnya satu dari dua warga tersebut masih berusia di bawah umur. Kedua warga yakni, Sukriman (23) dan Fasrim (14). Keduanya dianiaya pada Senin malam (08/02/2021) di ruangan Reskrim Polres Halsel setelah di amankan pada Senin kemarin.

Sukriman (23) korban penganiayaan. (foto, Risto)

Salah satu korban Fasrim (14) yang dikonfirmasi Jaret News.com Selasa (09/02/2021) mengatakan dirinya di aniaya dengan cara di pukul di bagian wajah oleh sejumlah  oknum polisi.”Tadi malam saya dan Sukriman di pukuli, muka saya bengkak sementara Sukriman tangan kiri patah.”terang pria yang masoh duduk di bangku sekolah menengah (SMP).

Sementara itu Kepala Desa Marabose Irham Hanafi yang mengetahui kasus ini langsung mendatangi ruangan Reskrim Polres Halsel, Irham tidak terima dengan tindakan para oknum polisi yang menganiaya kedua warganya hingga patah tangan. Langsung mengamuk dia juga menangis karena sedih melihat kedua wajah korban yang bengkak .

Menurut Irham dirinya menyerahkan kedua korban ke Polres dengan harapan mendapat jaminan dari aparat penegak hukum.”Mereka ini bermasalah karena terlibat bentrok dengan petugas Covid 19 di Desa Marabose beberapa waktu lalu, kemudian melarikan diri dan Senin kemarin saya bersama Pasiter Kodim 1509 Labuha menyerahkan keduanya ke Polres untuk di amankan dalam kondisi baik tapi hari ini terlihat wajah keduanya bengkak, tangan juga patah, sedih saya.”tutur Irham sambil menanggis.

Dirinya meminta Kapolres Halsel bertanggingjawab atas peristiwa ini. Serta meminta  Kapolda Maluku Utara menindak tegas Oknum Polisi dimaksud.

Terpisah Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Halsel, AKP Said Aslam, S.I.K, yang di konfirmasi wartawan mengaku baru mengetahui kasus ini, dan sedang memerintahkan Provos untuk melakukan kroscek. “Saya juga baru tahu, sekarang masih di selidiki.” tutup Kasat Reskrim sambil berjalan menuju ruangan  Kapolres untuk berkordinasi.   (Ris)

Penulis : Tim
Editor    : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Konektivitas Antardesa, Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

HALSEL, JN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memacu pemerataan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah…

4 hari ago

Pemkab Halteng Akan Terapkan TPP Berbasis Kinerja, Sekda Soroti Budaya ‘Absensi Lalu Kabur’

HALTENG, JN - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, akan menyesuaikan mekanisme pemberian Tambahan…

3 minggu ago

Perkuat Distribusi Pangan Lokal, Dinas Pangan Maluku Utara Jalin Kerja Sama dengan Penyedia Dari Luar Daerah

SOFIFI, JN – Untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pangan di seluruh kabupaten/kota di…

3 minggu ago

Perkuat Program Bank Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH Halteng

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memperkuat program bank…

3 minggu ago

Dirusak OTK, Jaringan Telkomsel Daerah Ini Terganggu

HALTENG, JN - Jaringan telekomunikasi milik Telkomsel di wilayah Kecamatan Patani dan Patani Utara, Kabupaten…

3 minggu ago

Melalui CSR dan PPM, DLH Halteng Bangun Kolaborasi Dengan Pelaku Usaha Pertambangan

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara gelar Rapat Koordinasi Pemerintah…

4 minggu ago