Categories: Daerah

Panggil Sejumlah Kadis, DPRD Minta  Pemkab Halsel Serius Bangun Smart City

HALSEL, JN – Program Smart City merupakan pengembangan dan pengelolaan kota dengan memanfaatkan teknologi informasi, kebijakan ini diambl Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara dalam rangka menghubungkan, meminitor dan mengendalikan berbagai sumber daya yang ada di dalam Kota Labuha dengan lebih efektif dan efisien dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk menseriusi konsep pengembangan program Smart City sebagaimana keinginan besar Bupati Halsel, H. Usman Sidik, sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau Kepala Dinas terkaitpun dipanggil menghadap oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel, untuk menjelaskan progres dari program tersebut yang kini sudah memasuki bulan ketiga tahun 2022.

Sejumlah Pimpinan SKPD yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Saiful Turuy, terlihat hadir memenuhi panggilan Dewan diantaranya, Kepala Inspektorat, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan serta Kepala ULP bertempat di ruang rapat lantai dua Sekretariat DPRD Halsel Senin (07/03/2022).

Wakil Ketua II, DPRD Halsel, Muslim Hi. Rakib, kepada sejumlah wartawan mengatakan maksud dan tujuan memanggil sejumlah pejabat SKPD dalam rangka rapat koordinasi menyangkut tindak lanjut kegiatan Smart City sebagaimana yang telah di konsepkan, sekaligus melakukan evaluasi terhadap progres APBD tahun 2022.

Untuk program Smar City, DPRD lebih mempertegas keseriusan dari Pemkab Halsel dalam membangun Smart City.

“Rapat tadi sekligus kita minta atau pertegas lagi sejauh mana progres mulai dari perencanaan hingga fisik itu sudah sejauh mana dilaksanakan, jadi lebih kesitu itu yang kita minta pada Pemkab agar lebih serius,”ungkap Muslim Hi. Rakib.

Wakil rakyat asal Partai PKB Dapil Makayoa itu menambahkan bahwa program Smart City di rancang memakan anggaran sebesar Rp 300 Miliar, dengan proses pekerjaan dilakukan secara bertahap tiap tahun hingga 2024 mendatang.

Untuk pelaksanaan awal tahun ini di anggarkan sebesar Rp 100 Miliar lebih yang di tuangkan dalam Dokumen APBD sebagai payung hukum kegiatan dimaksud, kini sudah sahkan dan progresnya sekarang sudah berjalan di ULP.

Hal itu benarkan Sekda  Halsel, Saiful Turuy,  menjelaskan rapat dengan Pimpinan dan anggota DPRD untuk penguatan proses percpatan Pelelangan kegiatan Smart City dan Non Smart City yang di targetkan dilaksanakan dalam pekan ini.

Dimana menurut Sekda sebagian sudah memasukan karangka acuan kerjannya siap untuk di Lelang atau di tenderkan.

Adapun titik lokasi yang menjadi kegiatan dari Smart City meliputi, lokasi wisata pulau Nusa Ra hingga DesaTembal Bacan Selatan, kemudian Zero Poin  dan Papaloang Part, yang kesemuanya akan mulai di eksekusi dalam waktu singkat pekan depan. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 bulan ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 bulan ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

2 bulan ago

Gubernur Sherly Tunjuk Mantan Pejabat Di Halsel Jadi Plt Kadis DKP, Termasuk Plt Di Dinas Pertanian

SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…

2 bulan ago

Data Tak Valid, DPRD Halteng Desak Pemda Cabut Izin Operasional SPBU Ini.

HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…

2 bulan ago

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…

2 bulan ago