Categories: Daerah

Pengelolaan Sampah di Halsel Masih Buruk, Pemkab Diminta Tambah Armada

HALSEL, JN – Hingga saat ini sampah masih menjadi persoalan besar di wilayah Ibu Kota Labuha, Kabupaten Hamahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Dimana penanganan sampah sejauh ini masih carut marut, sebagaimana yang terjadi disejumlah titik lokasi yang hingga kini sulit ditangani.

Pasalnya sebagian besar sampah masih dibuang sembarangan sehingga berserahkan di sana-sini hingga ke pinggir jalan.

Misalnya terlihat di Desa Kampung Makian, Desa Hidayat, Labuha, Amasing, dan terbaru di jalan pantai Desa Tuwokona Bacan Selatan, sampah menumpuk hingga menimbulkan bau busuk.

Kondisi ini membuat salah satu Pemerhati Lingkungan di Kabupaten Halmahera Selatan, Akmal Hi. Ibrahim angkat bicara, kepada wartawan Rabu (16/04/2025) mengatakan bahwa Halmahera Selatan saat ini bisa dikatakan masuk katagori darurat sampah.

Menyusul banyaknya tumpukan sampah yang dibuang sembarangan di hampir sebagian besar wilayah ibu kota Labuha.

Penilaian buruk tentang tata kelola sampah ini terjadi karena dirinya menganggap DLH selaku Dinas terkait tidak optimal sehingga banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar bermunculan disejumlah tempat karena minimnya penyediaan bak sampah.

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Selatan itu menambahkan bahwa untuk mengatasi problem sampah di ibu kota Labuha selain perlu ada keterlibatan masyarakat, penambahan armada truk pengangkut sampah juga sangat diperlukan saat ini.

“Kalau mau masyarakatnya sehat, lingkungan bersih, kota indah, maka saatnya sekarang kita bersama Pemkab Hamahera Selatan perang melawan sampah,”ujar Akmal Hi. Ibrahim.

Mantan Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan ini meminta kepada Pemkab Halmahera Selatan, agar segera menambah jumlah armada pengangkut sampah untuk menciptakan kebersihan di Halmahera Selatan.

Penambahan armada mobil sampah ini tentu akan sangat membantu percepatan pengangkutan sampah di seluruh titik sehingga tidak menumpuk.

Selain armada, ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) supaya menyediakan supplier bak tempat sampah di setiap Desa atau titik, agar sampah yang dibuang tidak berserahkan di jalan,”pinta Akmal dengan penuh harap. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…

2 minggu ago

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…

2 minggu ago

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…

3 minggu ago

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…

3 minggu ago

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…

3 minggu ago

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…

1 bulan ago