Categories: DaerahPerkara

Seluruh Wartawan Biro Halsel Diarang Meliput Pelantikan Kepala Desa, Ketua KJH : Ini Ada Apa ?

HALSEL, JN – Seluruh wartawan media online dan cetak biro Halmahera Selatan dilarang melakukan peliputan berita pelantikan 60 Kepala Desa (Kades) di Aula kantor bupati Halsel Jum’at (27/01/2023).

Larangan terhadap para jurnalis ini dilakukan oleh oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di setiap pintu masuk ruangan Aula Kantor Bupati dan melarang tidak boleh masuk kedalam dengan berbagai alasan.

Salah satu oknum Satpol PP bernama Sugianto yang berjaga di pintu belakang Aula Kantor Bupati tidak mengijinkan wartawan masuk meliput.

Anggota Satpol PP ini juga membentak dan marah – marah terhadap wartawan padahal sudah diijinkan salah satu Sespri Bupati Samsul Bahri  tetapi tetap saja Oknum Satpol tidak mengijinkan dengan alasan perintah dari atas.

“Tidak boleh masuk kedalam ini perintah dari atas.”ungkap Sugianto oknum Anggota Satpol PP Halsel dihadapan wartawan.

Aksi adu mulutpun terjadi antara Oknum Satpol PP dengan wartawan online HalmaheraRaya yang juga Ketua Komunitas Jurnalis Halsel (KJH) Aisya Damra Kamarullah alias Echa yang mempertanyakan sikap anggota Satpol PP melarang wartawan masuk mekakukan peliputan pelantikan Kades.

Ketua KJH Halsel itu kemudian mempertanyakan alasan anggota Satpol PP melarang wartawan masuk ke dalam aula kantor bupati.

“Kami sudah tanya mereka bilang ini perintah dari atas tidak boleh masuk kedalam, ini ada apa.”ungkap Echa Kamarullah dengan nada kesal.

Sementra itu Wartawan Senior Adam Hanafi yang dikonfirmasi dilokasi pelantikan meminta supaya Bupati H. Usman Sidik mencopot Kepala Satpol PP Steven Klaver.

“Kalau seperti itu Bupati copot saja Kasatpol PP dari jabatan.”singkat Aba biasa disapa.

Senada juga diungkapan Pemerhati media  Sanusi Iskandar Alam, menyesalkan tindakan Satpol PP yang melarang media meliput acara pelantikan.

“Saya sebagai pemerhati media di Halsel sangat menyayangkan kejadian ini untuk itu mendesak Bupati segera copot Kasatpol PP.”pinta Nau Sanusi sapaan akrab mantan Anggota DPRD itu. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…

2 minggu ago

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…

2 minggu ago

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…

3 minggu ago

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…

3 minggu ago

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…

3 minggu ago

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…

1 bulan ago