Categories: Daerah

Sepakat Dukung Daerah otonom Baru, Bupati Bassam Dorong Pembentukan Provinsi Kepulauan Malut

HALSEL, JN – Deklarasi Dukungan terhadap rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) empat Kabupaten/Kota di Halmahera Selatan, dilakukan sejumlah tokoh dari empat perwakilan DOB, yakni, Obi, Gane Raya, Bacan serta Makian Kayoa (Makayoa).

Hadir sebagai pembicara pada Deklarasi tersebut diangtaranya, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Tahir, Wakil Ketua DPRD Halmahera Selatan, Muslim Hi. Rakib, Dosen Unkhair Ternate, Dr. Mohtar Adam, Jogugu Kesultanan Bacan, Mohdar Arief, Ketua Konsorsium Jaya Lamusu dan Ketua Pejuang Pemekaran Halmahera Selatan Ramli Adam.

Deklarasi yang dipandu Husen Said selaku Moderator itu dilaksanakan di lapangan Merdeka Labuha Bacan, pada Senin (16/06/2025) dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Safiun Radjulan, Wakil Ketua DPRD Halmahera Selatan, Fadila Mahmud, Ketua Gema Suba, OKP, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Perempuan.

Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, dalam sambutannya mengatakan bahwa apa yang kita perjuangkan ini membuahkan hasil yang optimal dan maksimal.

Halmahera Selatan adalah salah satu wilayah paling terbesar di Maluku Utara mulai dari Pulau Makian sampai Obi.

Sehingga sudah saatnya wilayah ini harus dimekarkan dengan harapan dapat memberikan porsi pembangunan yang lebih optimal pada daerah-daerah yang ada.

“Saya sedikit memberikan contoh bahwa Halmahera Selatan dengan luas wilayah cukup besar yang awalnya 9 Kecamatan menjadi 30 Kecamatan ini memberikan kontribusi pembangunan yang sangat signifikan serta menghadirkan percepatan pembangunan yang luar biasa dalam pemetaan wilayah secara geografis ,”ujar Bupati Bassam Kasuba.

Karena itu orang nomor satu di Bumi Saruma ini bilang dia sepakat bersama seluruh pengurus konsorsium untuk mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan jika keran ini dibuka untuk pemekaran DOB bisa terwujud.

Sebab bagaimanapun untuk Obi mestinya ditahun 2015 sudah selesai jika waktu itu keran moratorium tidak ditutup.

“Di Maluku Utara kita butuh harus ada Provinsi baru yaitu Provinsi Kepulauan Maluku Utara, agar pembangunan bisa lebih tepat dan merata,”ucap Bupati dengan penuh harapan.

Namun lebih lanjut politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini bilang semua butuh proses dan prosedur yang jelas, meski begitu dirinya yakin dan optimis pemekaran DOB Obi, Kota Bacan, Gane Raya dan Makayoa, bisa terialisasi sebagaimana keingin kita bersama.

Untuk itu dia mengajak kepada seluruh Stakeholder, Akademisi, Esekutif, Legislatif, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Parpol dan lainya, mari berkolaborasi bersinergi dan saling mendukung.

Sebagai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, kami tetap mensuport seoptimal mungkin, tetapi dalam proses ini mari sama – sama kita saling mendorong dengan mendesak terus Komisi II DPR RI dan DPD RI.

“Mari bangun optimisme dan semangat positif mudah – mudahan pemekaran Kabupaten Kepulauan Obi, Kota Madya Bacan, Kabupaten Gane Raya dan Kabupaten Kepulauan Makayoa bisa terialisasi,”ungkap Bupati Bassam dengan penuh semangat. (*)

Editor : Risnan Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…

2 minggu ago

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…

2 minggu ago

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…

3 minggu ago

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…

3 minggu ago

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…

3 minggu ago

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…

1 bulan ago