Categories: Daerah

Tenaga Kesehatan di Halsel ‘Takut’  Vaksin Dosis Ketiga

HALSEL, JN – Dosis ketiga vaksinasi Covid -19, yang dicanangkan Pemerintah pasca vaksinasi dosis pertama dan kedua yang dikhususkan sementara untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) dan tenaga pendukungnya, karena memiliki resiko jauh lebih tinggi, terutama pada saat merawat pasien di Rumah Sakit, Puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainya.

Meski itu menjadi sebuah keharusan, akan tetapi para Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, malah belum memiliki keberanian untuk divaksinasi dosis ketiga dengan berbagai alasan dan pertimbangan.

Sebab vaksinasi dosis ketiga atau Booster mengunakan vaksin jenis Moderna, hal ini lantaran efek samping dari vaksin Moderna dinilai lebih kuat dari pada jenis vaksin lain seperti Sinovac dan Astazeneca.

Minimnya minat para Nakes di Halsel melakukan vaksin dosis ketiga terlihat dari data Dinas Kesehatan setempat. Tercatat baru sekitar 486 orang yang melakukan vaksinasi Covid -19 dosis ketiga, dimana didalamnya sudah termasuk masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Halsel, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Penyakit Menular (P2PL) Husen Alhadar, saat dikonfirmasi kepada wartawan Selasa (25/01/2022) membenarkan bahwa sejauh ini vaksinasi dosis ketiga untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) baru di ikuti 486 orang yang didalamnya sudah termasuk sebagian dari masyarakat atau sekitar 29 persen.

Padahal jumlah Nakes di Halsel tercatat ada sekitar 2087 orang, Husen beralasan bahwa banyak Nakes yang belum di vaksin dosis ketiga, karena sebagian dari mereka masih ragu.

“Iya mungkin mereka (Nakes red) masih ragu – ragu sebab di vaksin dosis ketiga biasanya ada reaksinya terutama vaksin jenis Moderna,”ungkap Husen Alhadar.

Meski begitu, jenis vaksin ini kata Husen, tidak diperuntukan masyarakat tapi khusus tenaga kesehatan.

Lanjut dia, reaksi yang di dapat pada dosis ketiga merupakan hal biasa, mungkin itu yang di ragukan.

“Saya kemarin sudah divaksinasi dosis ketiga, dan memang ada reaksinya sedkit dimana tangan sebelah menjadi berat.diangkat, tapi tudak ada masalah mungkin itu bagian dari reaksi obat,”terangnya.

Diketahui dari sekian nama jenus vaksin saat ini Pemkab Halsel dalam hal ini Dinkes hanya memiliki 5 stok jenis vaksin yang digunakan pada vaksin dosis ketiga yaitu, vaksin jenis Sinovac, Pfizer, Astrazeneca, Moderna dan Sinopharm, sedangkan vaksin jenis Jenden dan Zifivax belum tersedia.  (*)

Penulis : Tim
Editor    : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 minggu ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 minggu ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

3 minggu ago

Gubernur Sherly Tunjuk Mantan Pejabat Di Halsel Jadi Plt Kadis DKP, Termasuk Plt Di Dinas Pertanian

SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…

3 minggu ago

Data Tak Valid, DPRD Halteng Desak Pemda Cabut Izin Operasional SPBU Ini.

HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…

4 minggu ago

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…

1 bulan ago