Categories: Daerah

Astaga ternyata Selama Ini Banyak Kades di Halsel  Cairkan Anggaran Desa Tanpa Masukkan LPJ

HALSEL, JN –  Astaga ternyata selama ini ada yang tidak beres dengan proses pencairan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) yang di lakukan banyak Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.

Berdasarkan data dan informasi yang di peroleh JaretNews.com, dari sejumlah staf di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD)  Halmahera Selatan menyebutkan bamyak Kepala Desa melakukan pencairan dana berupa DD maupun ADD semester berjalan tanpa menyampaikan terlebih dahulu Laporan Pertanggungjawan (LPJ) realisasi pengunaan dana semester sebelumnya.

“Jadi rata – rata dorang (Kades red) cairkan anggaran semester 2 dan 3 tidak memasukan lebih dulu laporan LPJ semester 1, padahal ini menjadi persyaratan pencairan.”ungkap sejumlah staf.

Menurut mereka kebiasaan ini sudah berlangsung hampir 3 tahun terakhir, bahkan ada sejumlah Desa sama sekali elum memasukan LPJ tahun 2022.

“Jadi mereka datang minta Rekomendasi pencairan di DPMD dengan berbagai alasan, bahwa LPJ masih dalam proses bahkan ada yang  bawa nama.Bupati hingga bersedia  membuat surat pernyataan segera menyerahkan LPJ setelah anggaran Desa cair tapi kenyataan tidak.”bebernya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel, Ilham Abubakar, SH, yang di konfirmasi Senin (04/12/2023) membenarkan masalah ini.

Mantan Kabag Hukum dua periode itu bilang saat di tunjuk Bupati Bassam Kasuba  sebagai Plt Kadis bulan November lalu, dirinya kini terus melakukan pembenahan baik administrasi maupun Birokrasi agar lebih baik.

“Supaya lebih tertib administrasi seluruh Kades diminta memasukan Laporan Pertanggungjawan (LPJ) realisasi pengunaan Dana Desa baik DD maupun ADD triwula sebelumnya.”ujar Kadis DPMD.

Ia bahkan membeberkan saat ini ada Kepala Desa di Kayoa dan Gane yang sama sekali belum menyerahkan LPJ pengunaan DD dan ADD mulai triwulan pertama,  kedua hingga ketiga di tahun 2023.

“Saat ini kita sudah masuk pada tahapan pencairan semester 3 tahun 2023 namun  ada sebagian Desa telah selesai tapi ada pula baru melakukan pencairan.”terang Ilham.

Karena itu bagi Kades yang akan mencairkan DD maupun ADD harus memasukan bukti LPJ realisasi pengunaan Dana pada semester sebelumnya jika tudak maka jangan harap bisa cair.

” Banyak Kades yang datang minta rekomendasi pencairan tahap 3 tapi saya tegas harus membawa serta bukti LPJ realisasi tahap 2, jangan seperti yang lalu lalu asal main cair, sekarang tidak lagi.”tegas Mantan Kadis Nakertrans itu. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Jaga Stabilitas Ketahanan Pangan, BI Dorong Penguatan Pada Sektor Ini

HALTIM, JN - Sebagai otoritas dibidang moneter, makroprudencial dan sistem pembayaran, Bank Indonesia Perwakilan Maluku…

1 minggu ago

Diam di Atas Laut Halmahera, Kita Belajar Sejarah Sambil Menjaga Alam

Pemandangan laut yang biru memanjakan mata sepanjang perjalanan, air laut yang sangat jernih memantulkan warna…

2 minggu ago

Mengasah Karya Jurnalistik Dengan AI, BI Gandeng Media Gelar Capacity Building Di Pulau Meti

HALUT, JN - Tugas jurnalistik di era modern serba digital saat ini menjadi satu tantangan…

2 minggu ago

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…

2 bulan ago

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

2 bulan ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

2 bulan ago