Bupati dan Wakil Bupati terpilih H. Usman Sidik dan Hasan Ali Basam Kasuba saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan. (foto, ris)
HALSEL, JN.com – Pasca ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Halmahera Selatan. Pasangan H. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman – Bassam), berjanji akan memprioritaskan pembenahan tata kelola Birokrasi sebagai langkah awal, ketika dilantik nanti. Langkah ini menjadi penting dalam memimpin Kabupaten Halsel 5 tahun kedepan.
Sebab penataan Birokrasi secara profesional adalah tolak ukur dari pengaplikasian program – program yang tertuang dalam visi missi Bupati dan Wakil Bupati, sebagaimana janji-janji saat kampanye lalu.
Olehnya itu langkah awal yang akan diambil setelah pelantikan nanti adalah mengembalikan seluruh Guru ke Sekolah. Kebijakan itu diambil menyusul sebagian besar para Aparat Sipil Negara (ASN) di Halsel menduduki jabatan di struktur Pemerintahan, mulai dari Pimpinan Kecamatan (Camat), Kepala Bidang, Kepala Bagian, Sekretaris Dinas hingga Kepala Dinas (Kadis) berasal dari Guru. “Kita akan kembalikan semua guru ke sekolah, tidak ada lagi Serjana S.Pd, di jabatan struktural, semua kembali ke sekolah mengajar.”tegas Bupati terpilih Hi.Usman Sidik, didampingi Wakil Bupati Hasan Ali Bassam.Kasuba, kepada Jaret News.com, Senin (22/02/2021).
Wartawan senior di Maluku Utara itu menambahkan, alasan pembenahan agar pelayanan Birokrasi berjalan dengan baik sesuai dengan kapasitas yang dimiliki para pejabat di daerah. “Tidak ada lagi istilah tenaga guru jadi Camat apalagi Kepala Dinas. Semua fokus mengajar di sekolah,” jelas Usman.
Lanjut, dia bilang saat ini Kabupaten Halsel sangat kekurangan tenaga guru, terutama di daerah terpencil. Untuk menutupi itu maka langkah dilakukan Pemerintah di bawah kepemimpinna Usman – Bassam ialah mengembalikan seluruh tenaga ASN guru yang menduduki jabatan di birokrasi ke seluruh sekolah.
Menyinggung soal pejabat yang akan ditempatkan dalam Kabinetnya nanti, Usman mengaku akan bersikap profesional sesuai Basic dan kemampuan.” Semua pejabat yang diangkat harus memenuhi syarat, berdasarkan disiplin ilmu, jangan guru jabat Kadis Pertanian, begitu pula tenaga kesehatan di jabat serjana perikanan, ini tidak boleh terjadi kedepan semua harus sesuai Basic.”pungkas pria asal Orimakurunga.
Senada dikatakan Wakil Bupati terpilih Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, bahwa langkah awal yang di benahi adalah Birokrasi, semuanya akan di rombak total, karena ini menjadi dasar ukuran dalam menindaklanjuti visi misi nanti. “Yang kami tuntut kualitas pekerjaan, terutama menyangkut pelayanan masyarakat, jadi kalau pejabat yang diangkat tidak sesuai maka itu akan menghambat pembangunan.”pungkas ponakan Gubernur Maluku Utara.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, mengaku dalam seleksi pejabat yang mengisi posisi pimpinan SKPD nanti pihaknya lebih mengedepankan kopetensi (Kemampuan), bukan karena faktor kedekatan dan lain sebagainnya. (Ris)
Penulis : Tim
Editor : Risman Lamitira
TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…
HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…
SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…
HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…
HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…
HALSEL, JN - Di Pulau Obi, sebagian perjalanan kerja dimulai dari kesempatan yang sederhana, lalu…