Categories: Daerah

Bupati Halsel Dinilai Langgar UU, Terkait Pengangkatan Kepsek Mantan Napi di Obi

HALSEL, JN – Pengangkatan mantan Narapidana (Napi) Asusila, Basyri Abu Wahid sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 4 Halsel Obi, oleh Bupati H. Usman Sidik, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Halsel, dinilai melanggar Undang Undang (UU) nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SPN) pasal 4 ayat (1) dimana pendidikan harus diselenggarakan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM), kemudian nilai keagamaan dan nilai kultural. Pada ayat (4) ditegaskan pula bahwa pendidikan diselenggarakan dengan memberikan keteladanan.

Demikian dikatakan Praktisi Hukum Maluku Utara, Ongky Nyong, SH, menanggapi polimik yang terjadi kepada Jaret News.com, Minggu (07/11/2021).

Hal ini untuk mewujudkan usaha-usaha sadar dalam mengembangkan potensi diri peserta didik menjadi pribadi yang berakhlak mulia, serta memiliki kekuatan spiritual dan inilah secara eksplisit disebutkan dalam undang undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Maka dalam mengangkat seseorang menjadi Kepala Sekolah harus memperhatikan syarat sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI nomor 6 Tahun  2018 Tentang penugasan guru sebagai Kepala Sekolah.

“Dalam Pasal 2 Ayat (1) huruf i menegaskan bahwa untuk menjadi Kepala Sekolah adalah orang yang tidak pernah Terpidana, akan tetapi kenyataan yang terjadi malah sebaliknya.”terang Ongky Nyong, SH.

Olehnya itu dari dasar hukum inilah pihaknya minta kepada bupati Halmahera Selatan untuk meninjau kembali Surat Keputusan (SK) pengangkatan Basyri Abu Wahid sebagai kepala sekolah SMPN 4 Halsel, ini demi untuk menjaga psikologi peserta didik, keluarga dan masyarakat di Obi.

Disamping itu kata pria yang sering bergerak di bidang sosial ini, sekaligus menjaga citra Bupati selaku pemimpin di daerah ini.

Diketahui berdasarkan data dan informasi yang dikantongi media ini menyebutkan bahwah proses penyerahan SK pengangkatan dilakukan Dikbud Halsel melalui UPTD cabang Dinas Obi pada tanggal 5 November 2021.

Sementara mantan Kepsek SMPN 4 Halsel Safrudin Kasim, S.Pd sebagaimana SK mutasi nomor  800/2119-0/2021 menjelaskan sejak tanggal 29 September lalu resmi diberhentikan dari jabatan dan kini ditempatkan sebagai guru biasa atau madya pada SMP Negeri 20 Halsel.  (*)

Penulis : Tim
Editor    : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Konektivitas Antardesa, Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

HALSEL, JN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memacu pemerataan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah…

4 hari ago

Pemkab Halteng Akan Terapkan TPP Berbasis Kinerja, Sekda Soroti Budaya ‘Absensi Lalu Kabur’

HALTENG, JN - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, akan menyesuaikan mekanisme pemberian Tambahan…

3 minggu ago

Perkuat Distribusi Pangan Lokal, Dinas Pangan Maluku Utara Jalin Kerja Sama dengan Penyedia Dari Luar Daerah

SOFIFI, JN – Untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pangan di seluruh kabupaten/kota di…

3 minggu ago

Perkuat Program Bank Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH Halteng

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memperkuat program bank…

3 minggu ago

Dirusak OTK, Jaringan Telkomsel Daerah Ini Terganggu

HALTENG, JN - Jaringan telekomunikasi milik Telkomsel di wilayah Kecamatan Patani dan Patani Utara, Kabupaten…

3 minggu ago

Melalui CSR dan PPM, DLH Halteng Bangun Kolaborasi Dengan Pelaku Usaha Pertambangan

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara gelar Rapat Koordinasi Pemerintah…

4 minggu ago