Categories: DaerahPerkara

Diduga Korupsi, 2 Kepala Desa Ini Didemo

HALSEL, JN – Kepala Desa Marikapal Kecamatan Kasiruta Barat dan Kepala Desa Labuha Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, didemo.

Massa aksi yang tergabung dalam Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Halmahera Selatan, menggelar aksi demo di kantor Inspektorat Halsel, Senin (15/01/2024).

Mereka menuding Kades Marikapal, Romi Safar dan Kades Labuha Badi Ismail melakukan tindak Pidana korupsi atas penggunaan Dana Desa (DD).

Kades  Marikapal misalnya dituding tidak transparan dalam pengelelolaan keuangan Desa diantaranya bantuan bibit sayur yang sampai saat ini tidak kunjung terealisasi.

Kemudian pengadaan satu unit sepeda motor dinas senilai Rp 30 juta menggunakan anggaran Desa namun dijadikan milik pribadi.

Anggaran pemberdayaan untuk pemuda tahun 2023 diduga juga tidak terealisasi bahkan proyek rehap pembangunan Polindes tahun 2018 senilai Rp 80 juta duduga diselewengkan karena hanya mengganti atap seng dan pengecatan sehingga diduga terjadi mark up anggaran. Demikian dikatakan Koordinator Lapangan (Koorlap) Rafli Sukur saat menyampaikan  orasi di kantor Inspektorat setempat Senin (15/01/2024).

Rafli Sukur juga mendesak pihak Inspektorat menindaklanjuti temuan  Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2023 untuk laporan keuangan tahun 2022 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Terkait dugaan koripsi anggaran Bantuan Langsung Tunai  (BLT) Desa Labuha tahun 2022 mencapai ratusan juta.

Massa mengancam jika tuntutan ini tidak direspon dalam waktu dekat maka aksi demo susulan  akan kembali digelar dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Menanggapi tuntutan massa aksi Kepala Inspektorat Halsel, Asbur Sumadayo , berjanji dalam waktu dekat segera turun melakukan audit di Desa Marikapal Kasiruta Barat.

Inspektur mengaku, belum bisa turun sekarang karena harus menunggu anggaran yang saat ini masih dalam tahap proses, sedangkan khusus Desa Labuha dirinya tinggal menunggu instruksi Bupati.

“Kalau Desa Labuha hasil LHP sudah keluar dan sekarang tergantung pak Bupati, untuk Desa Marikapal akan dilakukan audit dalam waktu dekat.”tandas Kepala Inspektorat Halsel.(*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik Oleh: La Jamra Hi. Zakaria, SH Sengketa…

2 minggu ago

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa…

2 minggu ago

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

TERNATE, JN - Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada…

3 minggu ago

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

HALSEL, JN - Fenomena menguatnya isu SARA dalam beberapa peristiwa konflik sosial di Maluku Utara…

3 minggu ago

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

TERNATE, JN - Gempa kembali guncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kejadian terasa pada Kamis,…

3 minggu ago

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

HALSEL, JN - Bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Semangat…

1 bulan ago