HALSEL, JN – Wilayah Gane Timur mulai dari Kecamatan Gane Timur Selatan, Gane Timur Tengah hingga Kecamatan Gane Timur induk, secara keseluruhan memiliki peran penting kedudukannya, karena wilayah Gane Timur memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang luar biasa khususnya laut dan darat.
Dimana masyarakat diwilayah ini memberikan kontribusi atau penyumbang pendapatan perkapita bagi Halmahera Selatan, itu bersumber dari petani dan nelayan. Demikian disampaikan Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan nomor urut 3, Helmi Umar Muchsin (Humanis) saat kampanye tatap muka bersama masyarakat Desa Wosi dan Desa Foya Kecamatan Gane Timur pada Minggu (06/10/2024).
Dalan kampanye tersebut masyarakat kedua Desa tersebut sangat antusias memberikan dukungan kepada pasangan Nomor urut 3, Bassam – Helmi dan MK – Bisa.
Lanjutnya dalam penyampaiannya Calon Wakil Bupati Humanis bilang kontribusi atau penyubang pendapatan perkapita oleh warga masyarakat Gane Timur, bersumber dari petani dan nelayan itu terus terjadi dari jaman kejaman dan tidak pernah berubah sampai sekarag.
Berbeda degan sektor tambang, yang mana ini hanya salah satu sub sektor saja misal kalau kita melihat investasi Rp 1 trilun di sektor pertambangan dia hanya mengurangi angka pengangguran 1 persen sampai 2 persen saja.
Tetapi kalau eksploitasi di Argomaritim yang meliputi kegiatan budidaya di darat dan laut, yang memiliki banyak unsur, pertanian tradisional, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan.
Ini bisa mengurangi tingkat pengangguran cukup tinggi mencapai 30 persen hingga 40 persen.”ujar Ko Helmi sapaan akrab Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan nomor urut 3 ini.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menambahkan bahwa ini merupakan salah satu sumber daya yang tidak akan habis digarap.
Berbeda dengan sektor tambang, setelah dikeruk habis tidak bisa di perbahurui kembali.
Karena itu lebih lanjut dia bilang kedudukan Wilayah Gane Timur penting karena wilayahnya berdekatan dengan Weda Kabupaten Halmahera Tengah yang merupakan daerah industri.
Ini sudah tentu kebutuhan akan bahan baku cukup banyak, olehnya itu Pemkab Halmahera Selatan kedepan sudah harus berpikir karena akan terjadi Capital Fight atau Pelarian Modal, dimana aset atau uang dengan cepat mengalir keluar dari Kabupaten induk ke daerah lain.
Untuk mengatasi itu Mantan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara tiga periode itu bilang harus ada strategi khusus agar tidak terjadi istilah Capital Fight atau Pelarian Modal.
“Desa – Desa di wilayah Gane Timur harus berkontribusi positif bukan untuk Kabupaten lain tetapi bagi Kabuten induknya.”pinta Ko Helmi.
Untuk itu pasangan Bassam Helmi, menjadikan Argromaritm sebagai leader atau sub sistem yang menjadi ukuran dalan membangun Halmahera Selatan kedepan.
Sebab kita tidak lagi berbicara membangun hal – hal yang kecil tetapi berpikir sesuatu yang memberikan nilai tambah dengan menciptakan ekononi tumbuh dari sektor tersebut dan berjalan secara berklanjutkan.
“Torang saat ini pradikmanya berpikir sudah harus berubah, tidak lagi menggunakan pendekatan pada konvensional tetapi harus berpikir jauh lebih maju.”ucap Calon Wakil Bupati Halmahera Selatan itu. (*)
Editor : Risman Lamitira
HALSEL, JN - KJH Fc berhasil meraih kemenangan penting usai menundukkan PCI dengan skor 2-1…
TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…
HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…
SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…
HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…
HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…