• Latest
Jenazah saat dibawa mengunakan mobil Pic Up

Miris RSUD Laiwui Obi Tolak Antar 2 Jenazah, Keluarga Terpaksa Sewa Mobil PicUp

19/12/2021
La Jamra Hi. Zakaria, SH

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

11/04/2026
Walikota Ternate Serahkan Bantuan Korban Dampak Pasca Gempa

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

10/04/2026
Serah terima bantuan kemanusiaan dari Harita Nickel melalui Posko Induk Bencana

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

05/04/2026
Aburizal Kamarullah

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

04/04/2026
Salah Satu Bangunan Gereja Yang Rusak Akibar Gempa

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

02/04/2026
Community Relations Manager, Riyadi Supriyadi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadan

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

20/03/2026
Aktivitas Penumpang Di Pelabuhan Bastiong Ternate

Jelang Libur Hari Raya Dan Cuti Bersama, Aktivitas Transportasi Laut Makin Tinggi

17/03/2026
Gambar udara Pemukiman Baru Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan (Ist)

Wujudkan Toleransi di Kawasi: Warga Komitmen Jaga Kondusivitas Ramadan hingga Agenda Gereja

12/03/2026
Warga Desa Kawasi memerankan korban bencana dalam simulasi evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons darurat

Dari Simulasi hingga Terjun ke Lokasi, Harita Nickel Padukan Edukasi dan Aksi Nyata Penanganan Bencana

06/03/2026
KpBI Malut Gelar Halal Fair 2026, Pastikan Ketersediaan Uang Pecahan Kecil Jelang Idul Fitri

Jelang Idul Fitri, KpBI Malut Alokasikan Rp. 933 Miliar Uang Layak Edar

05/03/2026
warga Kawasi dan Soligi menyeberangi sungai Akelamo menggunakan jembatan ponton yang ditarik melalui tali dengan daya tampung terbatas

Perkumpulan Telapak : Jembatan Akelamo Jadi Nadi Baru Ekonomi Warga Obi

28/02/2026
Berbagi takjil bulan di bulan ramadan oleh Srikandi Pokdarkamtibmas Kota Ternate

Teguhkan Pesan Kamtibmas, Ini Yang Dilakukan Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Kota Ternate dan Srikandi

27/02/2026
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
Sabtu, April 25, 2026
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
No Result
View All Result

Miris RSUD Laiwui Obi Tolak Antar 2 Jenazah, Keluarga Terpaksa Sewa Mobil PicUp

by Redaksi
19/12/2021
0
Jenazah saat dibawa mengunakan mobil Pic Up

Jenazah saat dibawa mengunakan mobil Pic Up

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

HALSEL, JN –  Sungguh menyedihkan sekali, ada 2 Jenazah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Laiwui Obi, terpaksa digotong pihak keluarga menggunakan Mobil Pic-Up jenis L300 yang disewa untuk diantar ke rumah Desa Anggai Obi.

Hal itu terpaksa dilakukan keluarga pasien karena pihak RSUD Laiwui Obi diduga menolak mengantarkan Jenazah menggunakan mobil Ambulans.

Adapun kronologis kejadian sebagaimana diceritakan salah satu keluarga korban bernama Darwin bahwa pasien dibawa ke RSUD Laiwui pada Sabtu (18/12/2021) untuk mendapatkan pengobatan namun tepat pada pukul 03.00 Wit Minggu (19/12/2021) dini hari tadi, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

BacaJuga

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

Dan pihak keluarga menunggu hingga selesai Shalat subuh untuk meminta bantuan pada petugas kesehatan RSUD Laiwui mengantar Jenazah menggunakan mobil Ambulans.

Namun pihak RSUD melalui petugas kesehatan (Perawat red) menolak untuk mengantarkan Jenazah menggunakan mobil Ambulans.

“Saudara kami meninggal sekitar pukul 03.00 Wit dini hari tadi, dan saya sendiri yang mendatangi petugas RSUD meminta bantuan mobil Ambulans untuk mengantar jenazah ke Desa Anggai, mengingat waktu subuh belum ada mobil yang beroperasi, tapi pihak Rumah Sakit menolak,”ungkap Darwin yang juga adik sepupu salah satu korban saat dikonfirmasi Jaret News.com, melalui telpon seluler Minggu (19/12/2021).

Darwin bilang saat itu bersamaan tidak hanya jenazah saudaranya tapi juga ada jenazah lain yang meninggal di RSUD Laiwui untuk dibawah ke Desa Anggai tapi tetap tidak dibolehkan menggunakan ambulans.

“Jadi tadi ada 2 Jenazah asal Desa Anggai yang mau diantar, tapi petugas RSUD tidak mau menggunakan mobil Ambulans,”terangnya.

Padahal lanjut Darwin, RSUD Laiwui memiliki 4 unit Ambulans yang saat itu terparkir di halaman, tapi tidak satupun yang dibolehkan mengantar Jenazah dengan alasan yang tak jelas.

Selain mobil Ambulans, keluarga juga meminjam kasur (Tikar red) untuk dipakai alas jenazah di atas mobil pic up, akan tetapi tidak di berikan petugas dengan alasan harus ada ijin dari Direktur.

“Saat itu ada 4 unit mobil Ambulans terparkir tapi tidak satupun yang dipinjamkan, terpaksa keluarga menyewa mobil-pic up untuk mengantar kedua Jenazah, begitu juga tikar untuk alas Jenazah juga tidak dikasih,”beber Darwin.

Pengantaran jenazah ke Desa Anggai dilakukan 2 kali, dengan cara bolak balik setelah mengantar salah satu, kemudian balik mengambil jenazah satunya lagi dengan biaya sewa sebesar Rp 500 ribu per satu kali antar Jenazah, total sebesar Rp 1 juta.

“Torang antar jenazah dua kali bolak balik, untung cuaca bagus, kalau hujan bisa – bisa Jenazah basah kuyup,”tandasnya.

Selaku pihak keluarga dan masyarakat, dirinya meminta pada Bupati Halmahera Selatan H. Usman Sidik dan Wabup Hasan Ali Bassam Kasuba, segera mengevaluasi kinerja RSUD Laiwui Obi karena sangat merugikan masyarakat terutama dalam hal pelayanan.

“Selaku masyarakat kami kecewa dengan pelayanan dan sikap petugas kesehatan RSUD Laiwui, karena itu Bupati Usman Sidik dan Wabup Bassam Kasuba harus segera mengevaluasi Direktur dan jajaran RSUD setempat,”tutup Darwin dengan nada kecewa.  (*)

Penulis : Tim
Editor    : Risman Lamitira

Previous Post

PKB Haltim Minta Pejabat Yang di Angkat Punya Kemampuan Lobi Anggaran di Pusat

Next Post

Ditahan Imbang Persihalteng, Peluang Persihalsel ke Final Masih Terbuka

Related Posts

Walikota Ternate Serahkan Bantuan Korban Dampak Pasca Gempa
Daerah

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

by Redaksi
10/04/2026
0

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa dana kepada 19 Kepala Keluarga...

Read more
Serah terima bantuan kemanusiaan dari Harita Nickel melalui Posko Induk Bencana

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

05/04/2026
Aburizal Kamarullah

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

04/04/2026

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

02/04/2026

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

20/03/2026

Jelang Libur Hari Raya Dan Cuti Bersama, Aktivitas Transportasi Laut Makin Tinggi

17/03/2026
Next Post

Ditahan Imbang Persihalteng, Peluang Persihalsel ke Final Masih Terbuka

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Obi

Direktur RSUD Obi Terancam Dicopot, Bupati Bentuk Tim Periksa Seluruh Nakes 

Pelatih Alvian M. Rifai

Si Pirang Morotai Taklukan Persiter, Pelatih Alvian Optimis Morotai Melaju ke Final 

  • Blog
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini