• Latest
Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba bersama Dir.Intelkam Polda Malut, Kobes.Pol. Hadi Wiyono, S.IK

Gubernur Hadiri Launching Proyek Perubahan KRSNA Kie Raha, PKN Angkatan 58 Oleh Project Leader DirIntelkam Polda Malut

21/11/2023
La Jamra Hi. Zakaria, SH

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

11/04/2026
Walikota Ternate Serahkan Bantuan Korban Dampak Pasca Gempa

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

10/04/2026
Serah terima bantuan kemanusiaan dari Harita Nickel melalui Posko Induk Bencana

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

05/04/2026
Aburizal Kamarullah

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

04/04/2026
Salah Satu Bangunan Gereja Yang Rusak Akibar Gempa

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

02/04/2026
Community Relations Manager, Riyadi Supriyadi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadan

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

20/03/2026
Aktivitas Penumpang Di Pelabuhan Bastiong Ternate

Jelang Libur Hari Raya Dan Cuti Bersama, Aktivitas Transportasi Laut Makin Tinggi

17/03/2026
Gambar udara Pemukiman Baru Desa Kawasi, Pulau Obi, Halmahera Selatan (Ist)

Wujudkan Toleransi di Kawasi: Warga Komitmen Jaga Kondusivitas Ramadan hingga Agenda Gereja

12/03/2026
Warga Desa Kawasi memerankan korban bencana dalam simulasi evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons darurat

Dari Simulasi hingga Terjun ke Lokasi, Harita Nickel Padukan Edukasi dan Aksi Nyata Penanganan Bencana

06/03/2026
KpBI Malut Gelar Halal Fair 2026, Pastikan Ketersediaan Uang Pecahan Kecil Jelang Idul Fitri

Jelang Idul Fitri, KpBI Malut Alokasikan Rp. 933 Miliar Uang Layak Edar

05/03/2026
warga Kawasi dan Soligi menyeberangi sungai Akelamo menggunakan jembatan ponton yang ditarik melalui tali dengan daya tampung terbatas

Perkumpulan Telapak : Jembatan Akelamo Jadi Nadi Baru Ekonomi Warga Obi

28/02/2026
Berbagi takjil bulan di bulan ramadan oleh Srikandi Pokdarkamtibmas Kota Ternate

Teguhkan Pesan Kamtibmas, Ini Yang Dilakukan Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Kota Ternate dan Srikandi

27/02/2026
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
Sabtu, April 25, 2026
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
No Result
View All Result

Gubernur Hadiri Launching Proyek Perubahan KRSNA Kie Raha, PKN Angkatan 58 Oleh Project Leader DirIntelkam Polda Malut

by Redaksi
21/11/2023
0
Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba bersama Dir.Intelkam Polda Malut, Kobes.Pol. Hadi Wiyono, S.IK

Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba bersama Dir.Intelkam Polda Malut, Kobes.Pol. Hadi Wiyono, S.IK

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

SOFIFI, JN – Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba, hadiri Launching Proyek Perubahan Akselerasi Penanganan Kerawanan Pemilu Kolaborasi Bersama Pemda Malut (KRSNA Kie Raha) disertai dengan peluncuran website KRSNA, penandatangan MoU dan pengukuhan komunitas pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat I angkatan 58 tahun 2023 ini di oleh Project Leader Dir Intelkam Polda Malut, Kombes Pol. Hadi Wiyono, SIK, yang dipusatkan pada Selasa (21/11) di Royal resto Ternate.

Hadir dalam acara itu, Gubernur Malut, Kapolda Malut (selaku Mentor), Danrem 152/Baabullah, Plh Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Robert Sibolon, Walikota Tidore Kepulauan, Pj. Bupati Pulau Morotai, Sultan Ternate, perwakilan dari unsur Forkopimda dan pemda lainnya serta pihak penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu) Provinsi dan Kabupaten/ Kota se Malut.

Kegiatan ini direspon baik Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Mendagri dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plh. Sekretaris BNPP, Robert Simbolon, bahwa proyek perubahan KRSNA kie raha, diharapkan menjadi solusi untuk mewujudkan terselenggaranya pemilu 2024 yang tertib dan aman serta implementasi KRSNA kie raha diharapkan dapat menjadi media kolaborasi penyelenggara pemilu antara pemerintah Malut, TNI dan Polri untuk mengatasi kerawanan termasuk potensi konflik dalam pemilu dan pilkada 2024 di Malut.

BacaJuga

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

“Atas inisitif dan gagasan ini, saya ucapkan terima kasih dan berikan apresiasi kepada Kombes Pol. Hadi Wiyono,” ucapnya.

Mendagri juga mengatakan, kegiatan ini sangat strategis mengingat Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak (Pemilu) pada 2024, agenda politik ini selanjutnya akan menentukan masa depan bangsa Indonesia.

“Pelaksanaan Pemilu sudah tentu memerlukan kesiapan semua pihak untuk menjamin terlaksananya Pemilu yang langsung, aman dan Jurdil. Upaya-upaya identifikasi potensi kerawanan, pendidikan politik bagi masyarakat dan peningkatan partisipasi masyarakat perlu dilakukan. Berbagai upaya pengsuksesan perlu dan harus kita lakukan, langkah-langkah preventif
terjadinya gangguan atas terlaksananya Pemilu harus kita upayakan,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa, Bawaslu telah memunculkan indeks kerawanan Pemilu 2024 dengan isu strategis utama adalah kampanye di medsos. Hasil analisis potensi kerawanan kampanye di medsos yang bermuatan ujaran kebencian  mendominasi di tingkat provinsi dengan persentase 50 persen, kerawanan kedua bermuatan Hoax (berita bohong) sebanyak 30 persen dan kerawanan ketiga adalah kampanye bermuatan SARA sebanyak 20 persen.

“Dari indeks yang dikeluarkan Bawaslu, Malut masuk dalam indeks kerawanan yang potensial tinggi, oleh karena itu seluruh stakeholders, penyelenggara Pemilu Malut perlu memperhatikan hal tersebut. Menurut catatan Mendagri, tingginya tingkat kerawanan di Malut berada pada level aktor politik bukan di masyarakat,” akunya.

Olehnya itu menurut Mendagri, bapak Presiden menyampaikan bahwa terdapat 5 tantangan pemilu yang harus diantisipasi dalam waktu yang terbatas yaitu: teknis persiapan pemilu, partisipasi pemilih, transparansi penyelenggara pemilu, tata kelola penyelenggara pemilu dan potensi kerawanan masa kampanye. Selain itu Presiden juga memberikan perhatian atas tantangan yang dihadapi oleh para penyenggara pemilu: seluruh kegiatan pemilu disemua tahapan memerlukan pengaturan teknis, kesiapan sarana dan prasarana harus diatur secara rinci, memperkuat SDM untuk penyelenggara disemua tingkatan.

Presiden juga tekankan bahwa penyelenggara pemilu harus melakukan pemetaan segera atas potensi masalah, kemungkinan terjadinya pelanggaran dan fokus pada upaya pencegahan.

Jangan hanya bekerja saat terjadi pelanggaran, tinggal diam atau pasif menunggu pengajuan, tetapi sejak dini mencegah terjadinya gesekan yang bisa menimbulkan benturan sosial, penyelenggara pemilu harus bekerja cepat (responsif) dan selalu berada dalam koridor hukum serta melibatkan partisipasi masyrakat yang luas. Penting juga sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga Kamtibmas khususnya menjelang pemilu 2024.

Sementara itu selaku mentor, Kapolda Malut Irjen Pol. Midi Siswoko, dalam sambutannya menjelaskan bahwa di Malut, konflik terkait dengan perhelatan pesta politik baik Pemilu maupun Pilkada tidak luput dari permasalahan yang terjadi, baik itu melibatkan penyelenggara, partai dan elit politik maupun masyarakat.

Rangkaian permasalahan itu berujung pada sengketa pemilu maupun pilkada di Mahkama Konstitusi (MK) atau terjadinya konflik terbuka antar pendukung paslon maupun caleg (contoh kasus pelanggaran pemilu di Malut.

“Berdasarkan hasil survey Bawaslu, Mabes Polri dan Polda Malut, bahwa wilayah Malut masuk karegori rawan tingkat nasional pada pelaksanaan pemilu 2024. Hal ini menjadi kompleks dengan kondisi geografis kepulauan, rentan kendali atrar wiyalah serta minim infrastruktur pendukung di wilayah kepulauan,” katanya.

Dengan melihat sejarah pelaksanaan pemilu dan potensi konflik serta kerawanan wilayah Malut, maka diperlukan adanya ide dan gagasan yang melibatkan stakeholders di daerah dalam penanganan kerawanan serta potensi konflik pemilu. Sehingga dengan melihat kondisi tersebut maka, project leader menggagas proyek perubahan KRSNA Kie Raha.

Terkait dengan hal itu, selaku project leaders Kombes Pol. Hadi Wiyono, dalam laporannya mengaku bahwa pihaknya mengacu pada sejarah pelaksanaan pemilu di wilayah Malut, dimana sebelumnya kami bertugas disini, hal yang menjadi pemberitaan media nasional (cetak maupun elektronik/ online) ialah konflik atau permasalahan terkait pemilu.

Hal ini memberikan kami gagasan saat diberikan kesempatan mengikuti PKN angkatan 58 tahun 2023 yang diimplementasikan pada proyek perubakan KRSNA Kie raha.

“Untuk tujuan dari proyek perubahan ini adalah, mewujudkan kolaborasi dengan pemerinta daerah terkait penanganan kerawanan pemilu, mewujudkan sistem pelaporan KRSNA Kie raha di seluruh wilayah Malut dan mewujudkan seluruh tahapan pelaksanaan pemilu 2024 di Malut yang berjalan dengan tertib, aman dan lancar. (Yun/*)

Previous Post

Wakili Maluku Utara, Halsel Raih Juara Harapan Satu dan Dua Lomba Masak  Tingkat Nasional di Jakarta

Next Post

PKS Siap Oranyekan Kota Labuha Pada Apel Siaga  Hadapi Pileg 2024, Seluruh Caleg Hadir 

Related Posts

Walikota Ternate Serahkan Bantuan Korban Dampak Pasca Gempa
Daerah

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

by Redaksi
10/04/2026
0

TERNATE, JN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate, Kamis (09/04), salurkan bantuan berupa dana kepada 19 Kepala Keluarga...

Read more
Serah terima bantuan kemanusiaan dari Harita Nickel melalui Posko Induk Bencana

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

05/04/2026
Aburizal Kamarullah

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

04/04/2026

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

02/04/2026

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

20/03/2026

Jelang Libur Hari Raya Dan Cuti Bersama, Aktivitas Transportasi Laut Makin Tinggi

17/03/2026
Next Post
Ketua DPD PKS Halsel, Husni Salim saat di wawancarai wartawan

PKS Siap Oranyekan Kota Labuha Pada Apel Siaga  Hadapi Pileg 2024, Seluruh Caleg Hadir 

Penandatanganan NPHD oleh Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba

Anggaran Pilkada 2024 Meningkat, Pemprov Bersama KPU dan Bawaslu Malut Tandatangani NPHD

Kebakaran Di Desa Kampung Makian

Lagi, Kebakaran Hanguskan Lahan dan Rumah Kebun di Kampung Makian, Kerugian Capai Rp 800 Juta

  • Blog
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini