Categories: Perkara

Kemelut Pasar Desa Labuha, Kades Labuha Badi Ismail Ancam Lapor Polisi Hari Ini

HALSEL, JN – Masalah status tanah Pasar Desa Labuha rupanya masih terus bergulir hingga kini, pihak yang mengklaim pemilik tanah bahkan sudah melakukan pemalangan lokasi tanah di sepanjang pasar Desa yang dikelola Bumdes dengan cara memagari seluruh areal lokasi yang selama ini dipakai pedagang berjualan.

Akibatnya, puluhan pedagang Bawang rica tomat (Barito) dan lainya tidak bisa berjualan lagi karena telah diusir.

Berdasarkan amatan JaretNews.com, dilokasi Pasar Desa Labuha, terlihat puluhan pedagang yang berada di depan pasar Bumdes Labuha terpaksa berjualan di badan jalan karena lokasi tanah yang biasa digunakan sudah dipalang pihak ahli waris atas nama Safrudin yang mengaku sebagai pemilik tanah sejak sepekan lalu.

“Torang (Pedagang, red) sudah tidak boleh berjualan di depan pasar Bumdes sejak pekan lalu, karena lokasi pasar sudah dipagari bapak Safrudin pemilik lahan.”ujar sejumlah pedagang.

Menurut pedagang, mereka saat ini terpaksa berjualan di badan jalan karena tidak ada pilihan lain, meski harus menahan terik matahari.

“Kami minta supaya pihak Pemerintah Desa dan Pemkab Halsel segera menyelesaikan masalah status tanah di pasar Desa Labuha jika tidak maka yang dirugikan adalah pedagang.”pintah para pedagang.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Labuha, Badi Ismail, Mengaku kecewa dengan sikap yang dilakukan pihak yang mengatasnamakan pemilik lahan melakukan penyerobotan lahan dengan cara memagar seluruh areal tanah.

“Saya tidak setuju dengan tindakan ini bentuk penyerebotan sama dengan preman saja main pagar.”terang Kades Badi Ismail kepada JaretNews.com, Kamis (01/12/2022).

Atas tindakan tersebut pihaknya berencana akan membuat laporan resmi ke pihak Kepolisian Polres Halsel, atas dugaan penyerebotan lahan.

‘Hari ini saya akan buat laporan Polisi untuk mencaritahu siapa dalang dibalik aksi ini semua.”tutup Kades Labuha. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Konektivitas Antardesa, Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

HALSEL, JN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memacu pemerataan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah…

1 hari ago

Pemkab Halteng Akan Terapkan TPP Berbasis Kinerja, Sekda Soroti Budaya ‘Absensi Lalu Kabur’

HALTENG, JN - Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, akan menyesuaikan mekanisme pemberian Tambahan…

2 minggu ago

Perkuat Distribusi Pangan Lokal, Dinas Pangan Maluku Utara Jalin Kerja Sama dengan Penyedia Dari Luar Daerah

SOFIFI, JN – Untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pangan di seluruh kabupaten/kota di…

2 minggu ago

Perkuat Program Bank Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH Halteng

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, memperkuat program bank…

3 minggu ago

Dirusak OTK, Jaringan Telkomsel Daerah Ini Terganggu

HALTENG, JN - Jaringan telekomunikasi milik Telkomsel di wilayah Kecamatan Patani dan Patani Utara, Kabupaten…

3 minggu ago

Melalui CSR dan PPM, DLH Halteng Bangun Kolaborasi Dengan Pelaku Usaha Pertambangan

HALTENG, JN - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara gelar Rapat Koordinasi Pemerintah…

3 minggu ago