Categories: Daerah

Pemandu Lagu atau ‘Ladies’ di Halmahera Selatan Ikut Berkontribusi Terhadap PAD

HALSEL, JN – Ternyata para pemandu lagu atau biasa disebut Ladies yang bekerja di sejumlah Caffe di kota Labuha dan sekitarnya ikut berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap tahun.

Pasalnya jika tanpa ada para pemandu lagu atau Ladies maka kontribusi tempat hiburan malam atau Caffe terhadap PAD pasti berkurang.

Melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara terus berupaya menertibkan admisntrasi para pekerja di setiap tempat usaha, termasuk tempat hiburan malam atau Caffe.

Dimana Disnaker Halsel meminta agar para pemandu lagu yang dipekerjakan agar membuat kartu kuning atau AK1 sebagai syarat adminstrasi kerja.

Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Halsel,  Soadri Ingratubun, kepada wartawan Rabu (31/01/2024) mengatakan pembuatan kartu AK1 berlaku terhadap seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) yang mempekerjakan perempuan sebagai pemandu lagu.

Mantan Kadis Perhubungan itu bilang bahwa para pemandu lagu yang dipekerjakan di setiap THM bagian dari kelompok kerja yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Yang pasti tempat hiburan malam atau Caffe kalau tanpa ada mereka (Pemandu lagu), itu tidak akan ramai, karena itu mereka sangat berkontribusi besar terhadap PAD, sebab Cafe itu bayar pajak.”ungkap mantan Sekretaris KPUD Halsel Itu.

Lanjut Adri sapaan Kadisnaker, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap para pemandu lagu yang belum memiliki kartu AK1.

Terkait itu Disnaker Halamhera Selatan bakal melakukan operasi penertiban pekerja guna memastikan setiap THM atau Caffe yang mempekerjakan kaum perempuan sebagai pemandu lagu, harus memiliki kontrak kerja.

Hal itu agar semua pekerja punya adaminstrasi yang jelas, supaya pekerjaan mereka juga bisa dijamin oleh pelaku usaha.”tandas mantan Kabag Pemerintahan.

Meski begitu Soadri yang pernah menjabat sebagai Kepala Kesbangpol itu mengaku jumlah pemandu lagu di setiap THM belum diketahui pasti angkanya. 

“Pastinya kami lagi melakukan pendataan berapa jumlah para pemandu lagu yang bekerja di seluruh Tempat Hiburan Malam.””bebernya. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Periksa Siswa Saat Jam Belajar, Prosedur Penyidik Dipertanyakan

HALSEL, JN – Pemeriksaan terhadap FH, 15, siswa kelas XI SMA 24 Halmahera Selatan (Halsel),…

1 hari ago

Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Perkuat Pengelolaan Sampah

TERNATE, JN - Pertumbuhan penduduk yang pesat dan tingginya aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan maupun…

2 hari ago

Peduli Warga Terdampak, Kapolres Halteng Berikan Santunan Kepada Sejumlah Warga Banemo

HALTENG, JN - Kapolres Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Fiat Dedawanto memberikan santunan sosial kepada tujuh…

5 hari ago

HWDI dan Pertuni Sampaikan Aspirasi, Ini Respon DPRD Kota Ternate

TERNATE, JN — Organisasi penyandang disabilitas Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan Persatuan Tunanetra Indonesia…

5 hari ago

DPRD Halteng Gelar Paripurna, Ini 5 Catatan Kritis Fraksi Nasdem

HALTENG, JN - Fraksi Partai NasDem, DPRD Kabupaten Halmahera Tengah menyampaikan Pendapat Akhir terhadap Nota…

5 hari ago

Perkuat Konektivitas Antardesa, Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

HALSEL, JN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memacu pemerataan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah…

1 minggu ago