Categories: Perkara

Temui Massa Aksi, Bupati Usman Sidik Janji Basmi Mafia BBM Hingga Copot Pimpinan SKPD Tak Becus

HALSEL, JN – Bupati Kabupaten Halmahera.Selatan, Provinsi Maluku Utara, H. Usman Sidik, berjanji akan membasmi para mafia BBM dan Migas di wilayah Halmahera Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Usman Sidik di hadapan ratusan massa aksi yang menggelar demo meminta supaya Bupati segera membasmi mafia BBM dan Migas bertempat di perempatan jalan menuju kantor bupati Desa Tomori pada Rabu (07/09/2022).

Bupati Usman Sidik yang didampingi Sekretaris Daerah Saiful Turuy dan Kapolres Halsel, AKBP Herry Purwanto mengatakan permintaan massa aksi agar menangkap dan mengadili para mafia BBM dan Migas yang salah satunya oknum Anggota DPRD Halsel, akan dilakukan dengan mencabut izin usaha jika itu terbukti.

Menurut mantan Wartawan RCTI itu bahwa siapapun yang terbukti terlibat akan ditindak termasuk pejabat dan oknum anggota DPRD.

Hanya saja menurut Bupati, seluruh laporan yang disampaikan maupun melalui media harus didasari dengan bukti otentik, tidak asal main tuding.

“Saya minta ke rekan – rekan OKP maupun KNPI yang miliki data nama para mafia BBM disertai bukti foto dan aktifitas kegiatan dilapangan maka akan di tindak.”tegas Bupati.

Lanjut Obama sapaan akrab Bupati Halsel, bahwa menindaklanjuti tuntutan para pendemo pihaknya sudah membentuk tim khusus melibatkan aparat keamanan termasuk melibatkan OKP dan Mahasiswa.

Tujuan dari tim ini bertugas melakukan evaluasi menyeluruh termasuk normalisasi harga Sembako dalam bentuk intervensi Pemerintah kepada masyarakat tidak mampuh terdampak kenaikan harga BBM.

“Hasil evaluasi APBD Perubahan kita siapkan Rp 4 Miliar, hanya saja dengan jumlah masyarakat begini banyak maka saya sudah mengusulkan tambahan anggaran Rp 10 Miliar untuk kebijakan ini.”terang Bupati.

Pria asal Orimakurunga Kayoa itu juga menyesalkan kenaikan harga tiket kapal tujuan Ternate – Bacan yang mencapai 35 persen, dibuat secara sepihak oleh agen.

Padahal mestinya harga tiket harus mengacu pada SK Gubernur dan kenaikannya hanya dibawah 30 persen.

“Saya juga kaget harga tiket naik 35 persen, saat di atas kapal semalam langsung tegur keras tapi mau gimana itu wilayah Provinsi, Kabupaten hanya menjalankan.”pungkas Bupati.

Terkait dengan kondisi terkini dirinya mengancam para pimpinan SKPD (Kepala Dinas, red) agar tidak lambat menyikapi tuntutan masyarakat.

“Bagi pimpinan SKPD yang lambat menyikapi kondisi di lapangan, saya tidak segan copot, dan itu pasti dalam waktu 1×24 jam.”tegas wartawan Senior Maluku Utara ini. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

TERNATE, JN - Pemerintah Daerah Kota Ternate berencana menata kembali pedagang buah yang ada di…

10 jam ago

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

HALTENG, JN - Keterlibatan Calon Kepala Desa (Cakades) dalam pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) di…

1 hari ago

Gubernur Sherly Tunjuk Mantan Pejabat Di Halsel Jadi Plt Kadis DKP, Termasuk Plt Di Dinas Pertanian

SOFIFI, JN - Tak butuh waktu lama, Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos tunjuk Kadri La…

4 hari ago

Data Tak Valid, DPRD Halteng Desak Pemda Cabut Izin Operasional SPBU Ini.

HALTENG, JN - Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Halmahera Tengah digelar diruang sidang paripurna…

2 minggu ago

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat…

3 minggu ago

Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel

HALSEL, JN - Di Pulau Obi, sebagian perjalanan kerja dimulai dari kesempatan yang sederhana, lalu…

3 minggu ago