Categories: Daerah

Usul Bibinoi dan Wayaua Masuk Wilayah Ibu Kota, Tim Perencanaan Usman – Bassam Terbaik Se Indonesia Timur

HALSEL, JN – Tim penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dibawah pimpinan Bupati H. Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba (Usman – Bassam) menjadi yang terbaik pertama dari sejumlah Kabupaten Kota di wilayah Indonesia Timur yanng mengajukan usulan tambahan perencanaan RDTR Kabupaten Kota ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia tahun 2022.

Prestasi terbaik diperoleh Tim penyusunan RDTR Kabupaten berkaloborasi dengan Konsultan dalam merancang tambahan 2 Kecamatan yakni Bibinoi Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Wayaua Kecamata Bacan Timur Selatan, masuk dalam wilayah kerja Administrasi kota Labuha.

“Kita sudah usulkan kecamatan Bacan Timur Tengah dan Bacan Timur Selatan masuk wilayah Administrasi kota Labuha dan ternyata usulan Tim Kabupaten ke Kementerian ATR/BPN masuk katagori penyusunan RDTR terbaik pertama se Indonesia Timur.”ujar Anggota Tim penyusunan perencanaan RDTR Kabupaten Halmahera Selatan, Syamsudin Abbas, ST. MT, kepada JaretNews.com Jum’at (22/04/2022).

Dikatakan Syamsudin Abbas, bahwa terbaik, tercepat dinilai Kementerian ATR/BPN itu dalam kategori kerangka penyusunannya, dimana Halmahera Selatan lebih bagus dari Kabupaten Kota yang lain, dia tersusun rapih kemudian apa – apa saja yang harus dibuat semuanya sesuai  menurut Kementerian.

Sebelumnya pada RDTR yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2020 Halmahera Selatan itu wilayah Administrasi ibu kota Labuha, hanya terdapat 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Bacan,  Kecamatan Bacan Selatan dan Kecamatan Bacan Timur dengan luas total ibu kota mencapai 5.965 kilo meter persegi.

Dan di tahun 2022 ini ada tambahan usulan 2 Kecamatan supaya masuk dalam wilayah kerja ibu kota, kedua Kecamatan dimaksud yaitu Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Kecamatan Bacan Timur Selatan dengan luas memcapai 3.500 kilo meter persegi, kini dalam proses usulan dan telah digodok di Kementerian ATR/BPN.

“Dengan demikian nantinya secara Administrasif akan bertambah menjadi 5 Kecamatan untuk wilayah kerja ibu kota Labuha setelah sebelumnya hanya 3 Kecamatan.”terang Syamsudin Abbas yang juga Ketua Tim Pelaksana kegiatan Smart City.

Mantan Kabag Ekonomi itu bilang bahwa saat ini peoses masih dilakukan Kementerian jika sudah tuntas dan menjadi dokumen sah maka akan disampaikan ke Pemkab Halmahera Selatan untuk kemudian dibahas  setelah itu diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Kita berharap di tahun ini tuntas, sehingga pada tahun 2023 mendatang wilayah Bibinoi dan Wayaua sudah masuk administrasi ibu kota Labuha.”tandas Ade saapan akrabnya. (*)

Editor : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Periksa Siswa Saat Jam Belajar, Prosedur Penyidik Dipertanyakan

HALSEL, JN – Pemeriksaan terhadap FH, 15, siswa kelas XI SMA 24 Halmahera Selatan (Halsel),…

2 hari ago

Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Perkuat Pengelolaan Sampah

TERNATE, JN - Pertumbuhan penduduk yang pesat dan tingginya aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan maupun…

3 hari ago

Peduli Warga Terdampak, Kapolres Halteng Berikan Santunan Kepada Sejumlah Warga Banemo

HALTENG, JN - Kapolres Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Fiat Dedawanto memberikan santunan sosial kepada tujuh…

5 hari ago

HWDI dan Pertuni Sampaikan Aspirasi, Ini Respon DPRD Kota Ternate

TERNATE, JN — Organisasi penyandang disabilitas Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan Persatuan Tunanetra Indonesia…

5 hari ago

DPRD Halteng Gelar Paripurna, Ini 5 Catatan Kritis Fraksi Nasdem

HALTENG, JN - Fraksi Partai NasDem, DPRD Kabupaten Halmahera Tengah menyampaikan Pendapat Akhir terhadap Nota…

6 hari ago

Perkuat Konektivitas Antardesa, Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

HALSEL, JN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memacu pemerataan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah…

2 minggu ago