SOFIFI, JN – Kejadian tak terduga terjadi di area terminal Bandara Babullah Ternate. Pasalnya plafon runtuh dengan kondisi yang cukup parah. Ini terjadi pada Selasa, (16/09) sekira pukul 15.30 WIT.
Kejadian ini disoroti salah satu Anggota DPRD Malut, Iswanto. Ia mengatakan hal ini bukan hanya kejadian teknis melainkan kegagalan konstruksi dalam pekerjaan.
“Pandangan saya atas runtuhnya plafon terminal bandara ini bukan sekadar kesalahan teknis melainkan kegagalan full dalam hal konstruksi bangunan plafon itu sendiri. Ini merupakan korelasi dari pekerjaan terminal bandara 2023 lalu. Tentu ini mengarah pada dugaan lemahnya mutu konstruksi, design yang tidak sesuai standar serta kurangnya pengawasan”, ujar Iswanto.
Iswanto menyarankan kepada Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan agar melakukan evaluasi.
“Kita minta tentunya kepada Dirjen Perhubungan agar dapat melakukan evaluasi menyeluruh mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dengan cara audit investigasi agar bisa tahu penyebab runtuhnya plafon terminal bandara yang cukup parah”, pintanya.
Menurutnya, jika dilakukan audit investigasi dan ditemukan adanya kegagalan dalam perencanaan atau gagal konstruksi dan masalah spesifik teknis lainnya yang tidak sesuai maka harus ada yang dimintai pertanggungjawaban, katanya lagi.
Politisi dari Partai Hanura ini juga meminta, agar Pengelola Bandara juga dievaluasi secara menyeluruh termasuk memastikan seluruh operasional bandara bisa kembali normal. (Tim)



















