• Latest
Sifa Sahbila Amirudin, salah satu generasi muda terbaik Pulau Obi di tengah kesibukan menjalani masa magang di Departemen HRGA Site Obi

Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel

16/05/2026
Ilustrasi Anggaran Olah Raga

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

16/05/2026
Plt. Kadis Tata Kota Kebupaten Halmahera Tengah, Bambang Prakoso

Sudah Miliki RDTR Namun Tata Kota Halteng Belum Optimal, Perlu Sosialisasi Intens Termasuk Peran Media

12/05/2026
Plt Kepala Desa Were Kabupaten Halmahera Tengah, Awaluddin Salamudin

Sukses Gelar Pilkades, Desa Di Halteng Ini Pertama Kali Dipimpin Perempuan

12/05/2026
Sekda Halteng, Bahri Sudirman, Buka Rakor Bersama KPK RI

Sekda Halteng Pimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Atensi KPK RI

28/04/2026
Sosialisasi KKPD di Aula Nuku Kantor Gubernur Maluku Utara

Gandeng BNI dan Bank Maluku Malut, Pemprov Maluku Utara Sosialisasikan Penggunaan KKPD

28/04/2026
Madina Jouronga bersama anaknya yang mengemudikan Kapal Motor Akelamo Jaya

Bukan Penyerobotan Lahan, Ini Kesepakatan: Suara Warga Kawasi dan Soligi

28/04/2026
La Jamra Hi. Zakaria, SH

Sengketa Lahan Kawasi Murni Privat, Bukan Sengketa Publik

11/04/2026
Walikota Ternate Serahkan Bantuan Korban Dampak Pasca Gempa

19 KK Terdampak Gempa Dapat Bantuan Bantuan Dana dari Baznas Kota Ternate

10/04/2026
Serah terima bantuan kemanusiaan dari Harita Nickel melalui Posko Induk Bencana

Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga

05/04/2026
Aburizal Kamarullah

Politisasi Identitas dan Produksi Narasi: Membaca Isu SARA di Maluku Utara

04/04/2026
Salah Satu Bangunan Gereja Yang Rusak Akibar Gempa

Akibat Gempa 7,6 M, 5 Gereja Ini Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa

02/04/2026
Community Relations Manager, Riyadi Supriyadi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadan

Momentum Safari Ramadan, Harita Nickel Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat Lingkar Tambang

20/03/2026
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
Kamis, Mei 21, 2026
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
No Result
View All Result

Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel

by Redaksi
16/05/2026
0
Sifa Sahbila Amirudin, salah satu generasi muda terbaik Pulau Obi di tengah kesibukan menjalani masa magang di Departemen HRGA Site Obi

Sifa Sahbila Amirudin, salah satu generasi muda terbaik Pulau Obi di tengah kesibukan menjalani masa magang di Departemen HRGA Site Obi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

HALSEL, JN – Di Pulau Obi, sebagian perjalanan kerja dimulai dari kesempatan yang sederhana, lalu berkembang seiring waktu dan pengalaman di lapangan. Bagi sebagian masyarakat lokal, proses ini bukan sesuatu yang instan, tetapi berjalan bertahap, mengikuti dinamika industri yang terus tumbuh.

Salah satu cerita datang dari Frangi Cako, pemuda asal Kawasi. Ia memulai pekerjaannya di Harita Nickel pada 2015 sebagai anggota security, saat usianya masih 18 tahun.

Seiring waktu, pengalaman dan kedisiplinan yang ia bangun perlahan membawanya ke tanggung jawab yang lebih besar. Dari anggota, ia dipercaya menjadi Komandan Regu, hingga pada September 2025 menjabat sebagai Supervisor Security.

BacaJuga

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

Sudah Miliki RDTR Namun Tata Kota Halteng Belum Optimal, Perlu Sosialisasi Intens Termasuk Peran Media

“Di Industrial Sektor 3, kami semua berjumlah 43 personil. Kami bertugas di tempat-tempat strategis perusahaan,” ucap pria 29 tahun menceritakan tugasnya sekarang.

Angki, sapaan akrab Frangi, menekankan tugasnya yang bukan sekadar duduk di pos jaga. Hal yang mungkin banyak orang berpikir bahwa itulah tugas security. Tanggung jawab yang ia emban meliputi pengaturan personel, koordinasi safety, hingga urusan administrasi perkantoran.

“Kami juga difasilitasi kursus komputer untuk menunjang kerja administrasi. Belajar komputer ini tak pernah saya rasakan sejak sekolah. Tapi di Harita Nickel, kita diajari cara mengoperasikan komputer,” jelasnya.

Frangi Cako, Security Supervisor Harita Nickel, sedang memberikan instruksi harian dan koordinasi operasional kepada tim keamanan di lapangan

Angki menepis tudingan miring yang beredar bahwa tenaga kerja lokal tidak terpakai di perusahaan. Mencontohkan dirinya sendiri yang hingga saat ini masih bekerja, bahkan mampu mencapai posisi strategis.

“Saya ini warga asli Kawasi, lahir dan besar di Kawasi. Menduduki jabatan sampai pada level supervisor menandakan bahwa saya diterima dengan baik dan putra daerah berpeluang juga di sini. Yang harus kita tunjukkan adalah dedikasi dan bekerja keras, bukan banyak mengeluh,” tegasnya.

Berdedikasi dan kerja keras menjadi pesan penutupnya untuk generasi muda di Pulau Obi. “Saya butuh lebih dari 10 tahun untuk menempati posisi sekarang. Saya juga masih ingin terus berkarier. Kita harus berproses dari bawah, pengalaman-pengalaman dari bawah yang membawa kita naik,” tutup anak kedua dari lima bersaudara ini.

Dari Lapangan ke Peran Pengawasan

Cerita lain datang dari Yokber Cecene, warga Kawasi yang kini bekerja sebagai Supervisor di Construction & Engineering. Pengalaman dan tantangannya selama bekerja di Harita Nickel menjadi cerita yang menarik.

Ia masuk Harita Nickel pada 2007. Kala itu kurang lebih 50 warga Kawasi direkrut, Yokber adalah salah satunya. Mereka keluar masuk hutan, membangun fondasi awal untuk kiprah Harita Nickel saat ini.

“Saya mulai dari pekerjaan paling awal. Sekarang saya memimpin tim yang terdiri dari beberapa foreman dan kru,” jelasnya.

Semasa kerja, Yokber banyak berurusan dengan konstruksi. Jembatan Akelamo yang menghubungkan Kawasi dan Soligi termasuk buah dari kerja keras timnya. Ia selalu bertanggung jawab jika tugas diberikan. Dedikasi itu yang mengantar Yokber menduduki posisi strategis seperti sekarang.

“Waktu awal kerja saya masih bujang. Sekarang anak saya sudah mau lulus SMA. Dia sekolah di Yogyakarta. Anak saya bercita-cita masuk sekolah penerbangan, semoga impiannya terwujud,” aku Yokber penuh bangga.

Yokber mengaku kondisi perekonomian keluarganya sudah sangat baik. Istrinya juga membuka usaha dagang sembako di kawasan ekonomi yang berdekatan Pemukiman Baru Desa Kawasi, tempat tinggalnya. Usaha mereka berkembang dengan cukup baik.

Ia juga berharap, generasi muda Pulau Obi punya karier yang cemerlang di Harita Nickel. Asalkan punya keinginan untuk berkembang dan berdedikasi terhadap pekerjaan.

“Keluarga saya ada dua orang yang jadi foreman, sebagian juga bekerja pada posisi yang menjanjikan jenjang karier. Tetangga saya juga bekerja di sini. Sudah banyak orang Kawasi yang berkarier di perusahaan. Generasi muda Pulau Obi juga bisa bekerja di Harita Nickel,” pungkasnya.

Karyawan Magang dari Soligi yang Bisa Bahasa Mandarin

Sementara itu, dari Desa Soligi, Sifa Sahbila Amirudin menjalani langkah awalnya melalui jalur yang berbeda. Di usia 19 tahun, ia mengikuti program PELITA (Peningkatan Keahlian dan Keterampilan), sebuah program pelatihan yang difokuskan pada peningkatan keterampilan, termasuk bahasa Mandarin. Saat ini, Sifa adalah karyawan magang di Departemen HRGA di Site Obi.

“Saya ikut program PELITA itu enam bulan. Sebelum program bahasa Mandarin, saya juga ikut kursus komputer yang dibuka CSR Harita Nickel. Saya memilih kursus pada dua keahlian itu karena menurut saya sangat relevan dengan kebutuhan komunikasi industri di Pulau Obi saat ini,” ucap Sifa.

Usai lulus SMA, Sifa sebenarnya punya keinginan untuk melanjutkan kuliah. Namun keterbatasan ekonomi membuat dirinya harus menahan niat tersebut. Kesempatan magang sebagai penerjemah Mandarin menjadi pengalaman baru yang sebelumnya tidak ia bayangkan. Dari situ, ia mulai melihat kemungkinan yang lebih luas untuk pengembangan dirinya. Dengan menjadi karyawan magang, ia berharap bisa menambah pengalaman dan peningkatan kualitas berbahasa Mandarin.

“Kesempatan ini adalah bekal yang sangat berharga bagi saya. Saya ingin terus berkembang dan berharap kedepan dari hasil yang saya raih dan pengalaman-pengalaman yang didapat, saya bisa mengembangkan karier di tempat manapun, termasuk di Harita Nickel,” harap Sifa.

Anak pertama dari empat bersaudara ini mengaku awalnya takut menjadi karyawan magang. Sempat terbersit pikiran kalau karyawan-karyawan yang lain pasti jahat kepadanya karena dia hanya karyawan magang. Tapi itu tidak pernah terjadi. “Banyak karyawan yang membantu saya. Mengarahkan, bahkan mengajak saya untuk diskusi, apabila ada kendala dalam pekerjaan. Mereka menerima saya dengan sangat baik,” ungkapnya.

Sifa juga merasa apa yang dia dapat saat ini akan sangat membantu perekonomian keluarganya. Ia tak lagi merepotkan kedua orang tua, atau bahkan mampu menopang ekonomi keluarga.

Kisah Angki, Yokber dan Sifa, adalah potret bahwa di tengah berkembangnya industri nikel di wilayah ini, semakin banyak generasi lokal yang tidak lagi sekadar menjadi penonton, tetapi turut menjadi bagian dari pembangunan. Mereka kini benar-benar menjadi tuan rumah di tanah kelahirannya sendiri.(*)

Previous Post

Sudah Miliki RDTR Namun Tata Kota Halteng Belum Optimal, Perlu Sosialisasi Intens Termasuk Peran Media

Next Post

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

Related Posts

Ilustrasi Anggaran Olah Raga
Daerah

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

by Redaksi
16/05/2026
0

HALTENG, JN - Persiapan atlet asal Kabupaten Halmahera Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Provinsi (Porprov) Maluku Utara yang...

Read more
Plt. Kadis Tata Kota Kebupaten Halmahera Tengah, Bambang Prakoso

Sudah Miliki RDTR Namun Tata Kota Halteng Belum Optimal, Perlu Sosialisasi Intens Termasuk Peran Media

12/05/2026
Plt Kepala Desa Were Kabupaten Halmahera Tengah, Awaluddin Salamudin

Sukses Gelar Pilkades, Desa Di Halteng Ini Pertama Kali Dipimpin Perempuan

12/05/2026

Sekda Halteng Pimpin Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Atensi KPK RI

28/04/2026

Gandeng BNI dan Bank Maluku Malut, Pemprov Maluku Utara Sosialisasikan Penggunaan KKPD

28/04/2026

Bukan Penyerobotan Lahan, Ini Kesepakatan: Suara Warga Kawasi dan Soligi

28/04/2026
Next Post
Ilustrasi Anggaran Olah Raga

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

  • Blog
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini