• Latest
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Omah Mbudur, Jowahan, Wanurejo, Borobudur. (Foto: Eko Susanto/detikcom)

Pakar Sebut PDIP Tak Akan Jagokan Ganjar di Pilpres 2024

25/05/2021
Panen Raya Padi, BI Malut bersama Pemkab Halmahera Timur

Jaga Stabilitas Ketahanan Pangan, BI Dorong Penguatan Pada Sektor Ini

03/08/2026
Perahu Berbahan Dasar Kayu, Transportasi Di Pulau Meti

Diam di Atas Laut Halmahera, Kita Belajar Sejarah Sambil Menjaga Alam

31/07/2026
Fadly Muhammad, Deputi Perwakilan BI Malut

Mengasah Karya Jurnalistik Dengan AI, BI Gandeng Media Gelar Capacity Building Di Pulau Meti

29/07/2026
KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP I Halsel

Borong Dua Gol, Arwin Ardiansyah Bawa KJH FC Lolos 16 Besar PWI CUP Halsel

07/06/2026
Pasar Buah dan Terminal Gamalama Kota Ternate

Reaksi dan Pro Kontra Pengalihan Lapak Buah kedalam Terminal Gamalama Ternate

06/06/2026
Ketua DPD LPP Tipikor Kab. Halmahera Tengah, Fandy Rizky

Diduga Penyalahgunaan Wewenang, Kades Terpilih Desa Ini Diadukan DPD LPP Tipikor

05/06/2026
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos

Gubernur Sherly Tunjuk Mantan Pejabat Di Halsel Jadi Plt Kadis DKP, Termasuk Plt Di Dinas Pertanian

02/06/2026
Lukman Esa, Ketua Komisi II DPRD Halteng

Data Tak Valid, DPRD Halteng Desak Pemda Cabut Izin Operasional SPBU Ini.

26/05/2026
Ilustrasi Anggaran Olah Raga

Alasan Efisiensi Anggaran, Dispora Halteng diduga Lepas Tanggungjawab Atlet Porprov

16/05/2026
Sifa Sahbila Amirudin, salah satu generasi muda terbaik Pulau Obi di tengah kesibukan menjalani masa magang di Departemen HRGA Site Obi

Putra-Putri Pulau Obi yang Menjadi Tuan Rumah di Industri Nikel

16/05/2026
Plt. Kadis Tata Kota Kebupaten Halmahera Tengah, Bambang Prakoso

Sudah Miliki RDTR Namun Tata Kota Halteng Belum Optimal, Perlu Sosialisasi Intens Termasuk Peran Media

12/05/2026
Plt Kepala Desa Were Kabupaten Halmahera Tengah, Awaluddin Salamudin

Sukses Gelar Pilkades, Desa Di Halteng Ini Pertama Kali Dipimpin Perempuan

12/05/2026
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
Kamis, Agustus 13, 2026
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
No Result
View All Result

Pakar Sebut PDIP Tak Akan Jagokan Ganjar di Pilpres 2024

by Redaksi
25/05/2021
0
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Omah Mbudur, Jowahan, Wanurejo, Borobudur. (Foto: Eko Susanto/detikcom)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Omah Mbudur, Jowahan, Wanurejo, Borobudur. (Foto: Eko Susanto/detikcom)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

SLEMAN, JN – Kepopuleran Ganjar Pramono disejumlah hasil survei tidak serta merta diusung PDIP pada Pilpres mendatang. Apalagi belakangan ini ada Kritik terbuka dari Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto kepada Ganjar Pranowo.

Dilansir dari detik.com, pakar komunikasi politik dan marketing politik UGM, Nyarwi Ahmad, menilai kritikan dari ketua DPP PDIP tersebut semakin jelas menunjukan bahwa jago PDIP di Pilpres 2024 mendatang bukanlah Ganjar Pranowo.

Ia memaparkan, dilihat dari perspektif marketing politik, ada empat hal di balik fenomena tersebut. Pertama, dinamika di internal PDIP terkait dengan bursa capres/cawapres dalam Pilpres 2024 mendatang kian hangat dan memanas. Kritik yang disampaikan oleh Bambang Wuryanto ke Ganjar Pranowo mengindikasikan hal tersebut.

BacaJuga

Bukan Sekadar Kewajiban Hukum, Harita Nickel Transformasikan Reklamasi Jadi Komitmen Pemulihan Ekosistem

Masuk Daftar Perusahaan Tambang yang Penuhi Standar Perlindungan HAM, Harita Nickel Raih Anugerah BHAM

“DPP PDIP tampak makin terbuka untuk mengingatkan para kadernya khususnya yang menjadi public figure popular dan memiliki potensi elektabilitas tinggi agar tidak ‘offside’,” kata Nyarwi kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Kedua, menurut Nyarwi, dalam Pilpres 2024 mendatang, PDIP tampaknya memiliki orientasi yang berbeda dengan parpol-parpol lainnya. Ia juga melihat PDIP memiliki figur tertentu yang akan dicalonkan dalam pilpres mendatang.

“Arah PDIP untuk Pilpres 2024 mendatang tampaknya makin jelas dengan menjagokan figur tertentu di luar sosok popular seperti Ganjar Pranowo,” jelasnya.

Ketiga, ia melihat dukungan pasar politik internal di PDIP terhadap Ganjar Pranowo tampak masih belum aman. Bukan tidak mungkin, nasib Ganjar Pranowo untuk dapat memaksimalkan karir politiknya melalui PDIP sudah di ujung tanduk.

“Meski memiliki tingkat elektabilitas yang cukup tinggi, Ganjar berpotensi kehilangan peluang untuk mendapatkan tiket dari PDIP agar bisa masuk dalam bursa Pilpres 2024 mendatang,” sebutnya.

“Sebagaimana yang dipotret oleh sejumlah lembaga survey, termasuk Indonesian Presidential Studies (IPS), Ganjar selama beberapa bulan terakhir tampak makin popular dan tingkat elektabilitasnya juga cukup tinggi melampau deretan sejumlah public figure dan para tokoh pimpinan partai, termasuk Puan Maharani sendiri,” tambahnya.

Berdasarkan data survey Indonesian Presidential Studies (IPS) awal April 2021, untuk 30 nama Capres, menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar sebesar 14,4 persen. Elektabilitas ini berada di urutan no dua setelah Prabowo (25,4 persen).

Dalam bursa Cawapres, untuk 30 nama, Ganjar juga berada di urutan nomor 3, yaitu 8,3 persen, setelah Anies Baswedan sejumlah 12,8 persen.

“Tingkat elektabilitas ini juga tidak banyak mengalami perubahan untuk survei dengan 18 dan 10 nama capres dan cawapres. Kendati demikian, potensi elektabilitas Ganjar ini tidak akan bermakna, jika Ganjar gagal mendapatkan dukungan internal dari pimpinan PDIP,” ujar Nyarwi yang juga merupakan Direktur Esekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) itu.

Keempat, lanjut Nyarwi, apa yang disampaikan oleh Puan Maharani sebagai Ketua DPP PDIP menunjukkan bahwa PDIP mengedepankan model pemasaran politik traditional yang berbasis pada ideologi parpol.

“Di sini parpol ditempatkan sebagai elemen terpenting. Parpol yang menganut model pemasaran ini biasanya lebih mengedepankan kinerja kolektif organisasi parpol sebagai produk politik utamanya, dibandingkan citra dan kinerja para public figure yang dimiliki oleh/menjadi kader parpol yang selama ini menduduki jabatan publik, termasuk kepala daerah atau gubernur,” paparnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Nyarwi, model pemasaran politik seperti ini bisa saja efektif jika didukung dengan syarat-syarat tertentu. Pertama, parpol memiliki tingkat Party ID (party identification) yang kuat.

“Dibandingkan dengan partai-partai lainnya, Partai ID pemilih PDIP secara umum lebih besar/kuat. Namun, para pemilih PDIP yang memiliki party ID kuat tersebut secara umum belum merata di seluruh Indonesia. Mereka yang memiliki party ID kuat tersebut masih ada di Jawa, khususnya di Jawa Tengah. Meski demikian, untuk syarat yang pertama ini, PDIP secara umum memiliki modal yang cukup baik,” bebernya.

Syarat kedua yang disampaikan Nyarwi, PDIP mampu menata struktur organisasi kepartaiannya tidak hanya sebagai organisasi parpol. Namun juga menjadi mesin pemasaran politik yang efektif dan penetrative.

“Mesin ini juga harus gesit di berbagai jenis lapangan atau arena politik, bukan hanya di media sosial saja. Untuk mencapai ini, para elit PDIP dituntut mampu melakukan penetrasi pasar politik secara intens ke kalangan masyarakat luas melalui berbagai jenis interaksi langsung,” ucap dosen Fisipol UGM ini.

Syarat ketiga, para elit PDIP, khususnya yang menjadi publik figure atau menjabat di lembaga-lembaga negara atau pemerintahan mampu lebih memasarkan partainya, dibandingkan dengan dirinya. Dalam hal ini, mereka dituntut memiliki semangat kolektif untuk lebih mengedepankan visibilitas kinerja PDIP sebagai sebuah parpol dalam panggung politik lokal dan nasional dibandingkan kinerja dirinya sebagai personal.

“Kritik yang disampaikan oleh Bambang Wuryanto ke Ganjar Pranowo (agar tidak terlalu ambisius masuk dalam bursa Capres 2024) sepertinya dapat kita baca sebagai warning bagi semua kader PDIP yang saat ini menjadi pejabat publik. Khususnya memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi, agar lebih mampu ‘memasarkan’ parpolnya, bukan sekedar ‘memasarkan’ dirinya saja,” pungkasnya. (rd)

 

Sumber      : Detik.com
Editor         : Irwan M

Previous Post

Ditikung Puan, Ganjar Sempat Temui Megawati

Next Post

Jalin Persaudaraan, DPP 3M Gelar Halal Bil Halal

Related Posts

Harita Nickel membangun dan mengelola fasilitas pembibitan atau nursery tanaman yang berperan penting dalam proses reklamasi pascatambang
Daerah

Bukan Sekadar Kewajiban Hukum, Harita Nickel Transformasikan Reklamasi Jadi Komitmen Pemulihan Ekosistem

by Redaksi
02/01/2026
0

JAKARTA, JN - Di tengah tuntutan global akan praktik pertambangan yang berkelanjutan (responsible mining), paradigma mengenai reklamasi pasca tambang di...

Read more
Sustainability Manager Harita Nickel, Alexander Lieman, menerima piagam Business and Human Rights (BHAM) Award dari SETARA Institute

Masuk Daftar Perusahaan Tambang yang Penuhi Standar Perlindungan HAM, Harita Nickel Raih Anugerah BHAM

03/12/2025

Raih Juara di Olimpiade, 4 Siswa Asal Halsel Harumkan Nama Daerah di Kancah Internasional

28/10/2025

Berkontribusi di Bidang Pendidikan dan Kesehatan, Harita Nickel Raih Penghargaan Subroto 2025

26/10/2025

Bersama OJK, Ini Komitmen Bupati Bassam Perluas Akses Keuangan Masyarakat

11/10/2025

Halsel Raih Yang Terbaik Pada Apkasi 2025 Untuk Kategori Ini

30/08/2025
Next Post
Foto Bersama DPP 3M Usai Halal Bi Halal (Foto : 134L)

Jalin Persaudaraan, DPP 3M Gelar Halal Bil Halal

Bupati Halsel, Usman Sidik bersama rombongan saat turun dari Helikopter. (Foto Ade M)

Silaturrahim ke Kampung Halaman, Bupati Halsel Minta Akhiri Perbedaan

Bupati Halsel Usman Sidik bersama Istri saat tiba di Desa Orimakurunga. (Foto Ade M)

Janji Berkantor Di Kecamatan, Bupati Bakal Copot Camat Yang Tak Maksimal Layani Masyarakat

  • Blog
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini