Categories: Daerah

Warga Tidak Mampu di Halsel Beri Ucapan Terima Kasih Ke Bupati, Ini Alasannya

HALSEL, JN – Warga tidak mampu di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, beri ucapan terima kasih kepada Bupati H. Usman Sidik atas kepeduliannya terhadap kesehatan geratis melalui keikutsertaan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan, yang mana seluruh biaya menjadi kewenangan tanggungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel.

“Kami berterimakasi pada Bupati dan Wakil Bupati atas perhatiannya pada masyarakat tidak mampu.”ujar Junaidi Waly salah satu kelurga penerima kartu BPJS atau kartu indonesia sehat, dari Dinas Sosial Halsel Selasa (25/01/2022).

Dikatakan Junaidi selaku keluarga penerima kartu indonesia sehat, namanya sudah terdaftar sebagai anggota BPJS yang  seluruh biaya kesehatan berobat ditanggung Pemkab Halsel, kini sudah tidak  lagi repot jika ingin berobat, sebab semua sudah difasilitasi oleh daerah.

“Saya dan keluarga mengaku senang sebab telah terbantu, karena sebelumnya setiap berobat harus meminta surat rujukan dari Desa sebagai syarat administrasi, tapi dengan kartu BPJS semuanya menjadi lebih muda.”tandas La Imran  biasa disapa.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjansos) Dinas Sosial Halsel, Darlisa Husen, kepada JaretNews.com mengatakan bahwa untuk tahun 2022 ini Pemkab Halsel menambah jumlah anggota BPJS sebanyak 1.000 orang menjadi 16.500 orang dari total sebelumnya 15.500 orang warga tidak mampuh menjadi peserta BPJS kesehatan daerah, yang keseluruhan biaya ditanggung oleh Pemkab.

Lanjut mantan Kasubag Keuangan Dinas Pariwisata ini bilang bahwa tambahan  jumlah 1.000 orang ini diberikan jatah masing – masing 500 orang untuk Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Dari  tambahan 1.000 orang itu jatah Dinsos 500 orang dan Dinkes 500 orang.”terang Darlisa.

Untuk Dinsos sendiri saat ini sudah mengakomudir 435 orang dan telah  melakukan pencetakan kartu, selanjutnya akan di serahkan ke Kepala Desa untuk dibagikan ke warga.

Lanjut dia minta pada warga yang miliki kartu BPJS berupa kartu sehat indonesia supaya minimal tiap bulan harus datang berobat ke Puskesmas atau RSUD Labuha, tujuannya agar bersangkutan terdata sebagai pasien.

Jika tidak maka sesuai ketentuan selama 6 bulan, kartu BPJS tidak pernah digunakan berobat maka secara otomatis daftar keanggotaan dinonaktifkan sebagai pasien BPJS.”tandas wanita asal Guruapin Kayoa ini. (*)

Penulis : Tim
Editor    : Risman Lamitira

Redaksi

Recent Posts

Inflasi Malut Tembus 5,72 Persen, BI dan Pemda Haltim Perkuat Koordinasi

HALTIM, HN – Tekanan inflasi di Maluku Utara menjadi perhatian serius menjelang akhir 2026. Inflasi…

4 hari ago

Api Muncul dari Kamar Mandi, Rumah Warga Soa Ludes Terbakar

TERNATE, HN — Kepulan asap tiba-tiba membumbung dari sebuah rumah di Lingkungan Akeboca, Kelurahan Soa,…

1 minggu ago

Periksa Siswa Saat Jam Belajar, Prosedur Penyidik Dipertanyakan

HALSEL, JN – Pemeriksaan terhadap FH, 15, siswa kelas XI SMA 24 Halmahera Selatan (Halsel),…

1 minggu ago

Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Perkuat Pengelolaan Sampah

TERNATE, JN - Pertumbuhan penduduk yang pesat dan tingginya aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan maupun…

2 minggu ago

Peduli Warga Terdampak, Kapolres Halteng Berikan Santunan Kepada Sejumlah Warga Banemo

HALTENG, JN - Kapolres Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Fiat Dedawanto memberikan santunan sosial kepada tujuh…

2 minggu ago

HWDI dan Pertuni Sampaikan Aspirasi, Ini Respon DPRD Kota Ternate

TERNATE, JN — Organisasi penyandang disabilitas Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan Persatuan Tunanetra Indonesia…

2 minggu ago