Categories: Daerah

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Ini Yang Dilakukan Harita Nickel Untuk Korban Banjir Bandang

HALSEL, JN – Curah hujan ekstrem yang melanda Provinsi Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir ini menyebabkan banjir dibeberapa kota seperti Labuha, Ternate, dan Tidore. Intensitas hujan tinggi, maka Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Babullah Ternate telah mengeluarkan peringatan. Banjir juga melanda Desa Kawasi, Pulau Obi walaupun tidak dalam waktu lama.

Merespon hal tersebut, Harita Nickel kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat di sekitar area operasionalnya. Sekitar 8.000 paket makanan pokok disalurkan secara cepat kepada warga terdampak, guna membantu memenuhi kebutuhan dasar di tengah situasi darurat ini.

Masyarakat Desa Kawasi Usai Menerima Bantuan Makanan Dari Harita Nickel

Tak hanya itu, Harita Nickel juga memembangun posko kesehatan di Polindes Kawasi yang dikelola oleh tim paramedis dari Klinik Harita Nickel. Posko ini melayani kebutuhan kesehatan masyarakat, termasuk pemberian obat-obatan dan suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh warga di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih di masa sulit seperti sekarang. Kami ingin memastikan bahwa warga terdampak tidak merasa sendiri dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk melewati masa darurat ini,” ujar Ifan Farianda, Community Development Manager Harita Nickel.

Selain bantuan pangan dan layanan kesehatan, Harita Nickel juga menyediakan pasokan air bersih bagi warga terdampak. Penyediaan air bersih ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah terganggunya sumber air akibat banjir. Distribusi air bersih dilakukan setiap hari ke beberapa titik di Desa Kawasi.

Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis yang diberikan oleh Harita Nickel

Nurdia, warga pendatang yang bermukim di Desa Kawasi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran perusahaan dalam memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak. “Di saat kami kesulitan, bantuan dari Harita Nickel datang. Bukan cuma makanan, tapi juga air bersih dan paramedis.

Terima kasih karena sudah peduli dan tidak meninggalkan kami di tengah kesulitan,” akunya.
Selain di Kawasi, Harita Nickel akan menyalurkan bantuan sebanyak 300 paket sembako kepada warga terdampak banjir di sekitar Kota Labuha, di mana dua Kecamatan yakni Kecamatan Bacan dan Bacan Selatan ditetapkan sebagai tanggap darurat bencana oleh Pemkab Halmahera Selatan.

Bantuan diserahkan melalui posko tanggap bencana BPBD Halsel pada Selasa (24/6), yang diterima langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba dan Kepala BPBD Halmahera Selatan, Aswin Adam.

Harita Nickel sebelumnya juga telah menyalurkan 255 paket sembako ke dua Desa lingkar operasionalnya di Kecamatan Obi Selatan, yakni Soligi dan Wayaloar. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan satu dus mie instan.

Ifan menegaskan, dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat.

“Bagi Harita Nickel, kepedulian terhadap masyarakat sekitar bukan sekadar respon di saat darurat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk tumbuh bersama. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan perusahaan dapat berkontribusi dalam membangun ketangguhan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Ifan.

Untuk diketahui, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2017 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat hilirisasi dari pemerintah Indonesia.

Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi HPAL. Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa Nikel Sulfat (NiSo4) yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik. (*)

Redaksi

Recent Posts

Inflasi Malut Tembus 5,72 Persen, BI dan Pemda Haltim Perkuat Koordinasi

HALTIM, HN – Tekanan inflasi di Maluku Utara menjadi perhatian serius menjelang akhir 2026. Inflasi…

3 hari ago

Api Muncul dari Kamar Mandi, Rumah Warga Soa Ludes Terbakar

TERNATE, HN — Kepulan asap tiba-tiba membumbung dari sebuah rumah di Lingkungan Akeboca, Kelurahan Soa,…

6 hari ago

Periksa Siswa Saat Jam Belajar, Prosedur Penyidik Dipertanyakan

HALSEL, JN – Pemeriksaan terhadap FH, 15, siswa kelas XI SMA 24 Halmahera Selatan (Halsel),…

1 minggu ago

Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Perkuat Pengelolaan Sampah

TERNATE, JN - Pertumbuhan penduduk yang pesat dan tingginya aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan maupun…

2 minggu ago

Peduli Warga Terdampak, Kapolres Halteng Berikan Santunan Kepada Sejumlah Warga Banemo

HALTENG, JN - Kapolres Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Fiat Dedawanto memberikan santunan sosial kepada tujuh…

2 minggu ago

HWDI dan Pertuni Sampaikan Aspirasi, Ini Respon DPRD Kota Ternate

TERNATE, JN — Organisasi penyandang disabilitas Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dan Persatuan Tunanetra Indonesia…

2 minggu ago