HALSEL, JN – Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1445 Hijriyah tahun 2024 Masehi di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pelaksanaannya di pelantaran Mesjid Agung Alkhairat Labuha, pada Rabu (10/04/2024).
Bertindak sebagai Imam yaitu Ustaz Azhar Haddin, S.Pdi sedangkan betindak selaku khotib adalah Dr. H. Muhammad Kasuba, MA yang juga mantan Bupati Halmahera Selatan.

Pelaksanaan Sholat Ied dihadiri Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, Sekretaris Daerah (Sekda) Safiun Radjulan , Kapolres Halmahera Selatan, AKBP, Aditya Kurniawan, Kepala Kemenang, Lasengka La Dadu, para Asisten, dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam khotbahnya di hadapan ratusan Jamaah, Dr. H. Muhammad Kasuba, MA, menyampaikan beberapa pesan dengan bersama -sama di pelataran Mesjid Agung Alkhairat melaksanakan shalat Idul Fitri sebagai bentuk memakmurkan Mesjid.

Mantan Bupati Halmahera selatan dua periode itu bilang bahwa memakmurkan Mesjid adalah bagian dari tanda keimanan dan ketaqwaan, karena hanya orang – orang beriman yang dapat memakmurkan Mesjid .
Pendiri Pondok Pesantren Bumi Hijrah Tidore itu bilang bahwa ada 3 Mesjjd yang disebutkan Rasullah SAW, yang memiliki kedudukan yang mulia dan keistimewaan disisi Allah SWT.

Olehnya itu setiap ummatnya diharuskan, disunnahkan dan dianjurkan, untuk mendatanginya, yakni Mesjidil Haram, Mesjid Nabawi dan Mesjid Aqsa.
Ketiga Mesjid ini memiliki keistimewaan tidak sama seperti Mesjid lain, dimana jika beribadah disini nilai pahalanya 1000 kali lipat dibandingkan shalat di Mesjid lain.
Terkait dengan momentum hari raya Idul Fitri, saatnya bergembira dan berbahagia meski sesusah apapun kondisi kita, karena hari ini hari bahagia, sebagaimana Allah SWT telah menjadikan Idul Fitri adalah hari yang berbahagia dan bergembira setelah kita selesai berpuasa selama sebulan.
Dia juga menyinggung soal ketaqwaan seorang Pemimpin akan menjadi sumber turunnya keberkahan Allah SWT, di Negeri Saruma ini.
“Momentum Pemilihan Legislatuf (Pileg) maupun Pilpres sudah selesai saatnya kita jalani tali silaturahmi, karena silaturahmi merupakan salah satu aspek yang tidak bisa dipisahkan dari ibadah – ibadah lain.”ujar Dr. H.Muhammad Kasuba, MA.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu bilang Idul Fitri hakikatnya adalah silaturahim maka marilah kita bersama – sama pastikan tidak ada lagi noda hati yang tertinggal , karena beda sifat dan karakter.
Mari kita bangun tali silaturahmi ini, dan kita doakan pimpin kita semoga mereka amanah dan dapat mengurus dan melayani seluruh masyarakat dengan sebaik – baiknya.
“Ada 7 kriteria pemimpin yang akan memberikan keberkahan, pertama adalah pemimpin yang adil, kemudian pemimpin yang muda dan taat ibadah, pemimpin yang selalu bangun ditengah malam dan mengingat Allah atas amanah yang diemban, kemudian seorang pemimpin yang selalu dekat dengan Mesjid serta pemimpin yang bermoral dan pemimpin yang ringan tangan selalu bersedekah dan penyayang kepada rakyatnya.”terang MK biasa disapa. (*)
Editor : Risman Lamitira


















