• Latest
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memimpin peresmian pabrik HPAL

Pabrik Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi

23/06/2021

Inflasi Malut Tembus 5,72 Persen, BI dan Pemda Haltim Perkuat Koordinasi

10/10/2026

Api Muncul dari Kamar Mandi, Rumah Warga Soa Ludes Terbakar

06/10/2026

Periksa Siswa Saat Jam Belajar, Prosedur Penyidik Dipertanyakan

03/10/2026
Penyerahan simbolis truk sampah untuk Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel dari Harita Nickel oleh Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe

Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Perkuat Pengelolaan Sampah

02/10/2026

Peduli Warga Terdampak, Kapolres Halteng Berikan Santunan Kepada Sejumlah Warga Banemo

30/09/2026
DPRD Menerima Aspirasi dari Organisasi Penyandang Disabilitas

HWDI dan Pertuni Sampaikan Aspirasi, Ini Respon DPRD Kota Ternate

30/09/2026
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Halteng, Lukman Esa

DPRD Halteng Gelar Paripurna, Ini 5 Catatan Kritis Fraksi Nasdem

29/09/2026
Kolaborasi warga, Pemdes Gambaru, dan Harita Nickel yang telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Rijang di Desa Gambaru, Obi Selatan, Halmahera Selatan

Perkuat Konektivitas Antardesa, Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi

24/09/2026
Sekretaris Daerah Kab. Halteng, Bahri Sudirman

Pemkab Halteng Akan Terapkan TPP Berbasis Kinerja, Sekda Soroti Budaya ‘Absensi Lalu Kabur’

09/09/2026
Kepala Dinas Pangan Malut, Dheni Tjan

Perkuat Distribusi Pangan Lokal, Dinas Pangan Maluku Utara Jalin Kerja Sama dengan Penyedia Dari Luar Daerah

08/09/2026
Kepala Bidang Pengolahan Sampah, DLH Kabupaten Halmahera Tengah, Nikmatullah F. Jinaba

Perkuat Program Bank Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH Halteng

04/09/2026
Kapolsek Patani, Ipda, Mustakim Puasa Bersama Karyawan Telkomsel Lakukan Pengecekan Kabel Jaringan Telkomsel yang terputus

Dirusak OTK, Jaringan Telkomsel Daerah Ini Terganggu

04/09/2026
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
Jumat, Oktober 16, 2026
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
No Result
View All Result

Pabrik Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Indonesia Resmi Beroperasi

by Redaksi
23/06/2021
0
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memimpin peresmian pabrik HPAL

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memimpin peresmian pabrik HPAL

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Pemurnian nikel kadar rendah dengan teknologi hidrometalurgi High Pressure Acid Leach (HPAL) oleh Harita Nickel merupakan proyek pionir di Indonesia yang menghasilkan bahan baku baterai kendaraan listrik. Beroperasinya proyek ini kembali menjadi komitmen Harita Group dalam mendukung amanat hilirisasi dan khususnya program pemerintah dalam “Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan”.

HALSEL, JN – Pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia yang memproduksi campuran padatan hidroksida dari nikel dan kobalt (Mixed Hydroxide Precipitate – MHP) resmi berproduksi di Kawasi, Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Pemurnian nikel dengan proses hidrometalurgi HPAL ini memiliki kapasitas produksi MHP sebesar 365 ribu ton per tahun dan merupakan bahan baku dasar baterai kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

BacaJuga

Inflasi Malut Tembus 5,72 Persen, BI dan Pemda Haltim Perkuat Koordinasi

Api Muncul dari Kamar Mandi, Rumah Warga Soa Ludes Terbakar

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menandatangani plakat peresmian Halmahera Persada Lygend (HPAL).JPG

Harita Group yang mengelola Kawasan Industri Pulau Obi merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), dan melalui Halmahera Persada Lygend telah memasuki fase produksi MHP.

0MHP merupakan produk antara dari proses pengolahan dan pemurnian nikel kadar rendah sebelum diproses lebih lanjut menjadi nikel sulfat dan kobalt sulfat. Saat ini Harita juga sedang mengembangkan fasilitas produksi lanjutan untuk menghasilkan nikel sulfat dan kobalt sulfat, yang merupakan material utama baterai kendaraan listrik.

“Halmahera Persada Lygend merupakan fasilitas pengolahan dan pemurnian bijih nikel kadar rendah (Limonite) dengan teknologi hydrometallurgy yang dikenal dengan High Pressure Acid Leach (HPAL). Konstruksi HPAL dimulai pada Agustus 2018 dan siap berproduksi secara komersial. Ini menjadi pabrik HPAL pertama di Indonesia,” jelas Stevi Thomas selaku Komisaris Utama Halmahera Persada Lygend dalam sambutannya.

Para Menteri, Kepada Daerah, dan Manajemen HARITA Nickel berfoto bersama seusai peresmian pabrik bahan baku baterai mobil listrik Halmahera Persada Lygend (HPAL)

Peresmian operasional pabrik dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Investasi/Kepala Badan Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik, serta sejumlah pejabat lainnya.

“Kita sangat bangga karena kita semua menjadi saksi sejarah berdirinya HPAL di Indonesia. Indonesia bisa membuktikan dirinya mampu. Ini akan menjadi pengembangan hilirisasi ke depan dan mendukung industri kendaraan listrik.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Control Room Halmahera Persada Lygend (HPAL) di Site Obi

Pemerintah akan mendukung pengembangan HPAL di Indonesia. Industri ini ikut berkontribusi untuk mewujudkan cita-cita dalam upaya penurunan kadar emisi dari penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil.

Pemurnian nikel dengan teknologi hidrometalurgi HPAL menghasilkan produk yang sangat bermanfaat dalam upaya mengurangi emisi, serta sangat mendukung konservasi mineral, khususnya nikel. Teknologi HPAL mampu mengolah nikel kadar rendah yang selama ini tidak diolah. Kini material nikel kadar rendah di Indonesia telah memiliki nilai tambah dan menjadi produk yang sangat strategis.

“Industri ini harus kita dukung bersama. Halmahera Persada Lygend adalah pabrik pertama bahan baku baterai kendaraan listrik di Indonesia dan nantinya akan muncul di wilayah lainnya. Tidak kalah penting, industri ini akan menyerap lebih dari 20 ribu tenaga kerja nantinya. Pembangunan daerah akan lebih cepat. Ini adalah aset bangsa. Kita harus lindungi. Namun lingkungan juga harus dijaga,” jelas Luhut yang didampingi Gubernur Malut.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meninjau proses pengolahan nikel kadar rendah di Harita Nickel Site Obi

Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik mengungkapkan dengan sumber daya yang dimiliki, dan berkembangnya industri nikel di Halsel akan membantu pembangunan daerah. Usman berharap, perkembangan industri ini di dorong dengan percepatan pembangunan dan pengembangan industri lainnya, tidak hanya nikel.

Stevi Thomas mengungkapkan, kehadiran pabrik pemurnian nikel kadar rendah pertama di Indonesia ini yang juga sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) akan sangat bermanfaat untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatangan prasasti oleh Menteri Luhut. Prosesi ini juga menandai ekspor perdana MHP dari Indonesia. Usai peresmian, para menteri berkeliling pabrik meninjau proses produksi HPAL, seperti ruang kontrol utama dan bagian produksi lainnya.

Perlu diketahui, Harita Group adalah perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan PT Harita Jayaraya yang bergerak dalam bidang pertambangan.

Harita Group beroperasi di Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara melalui beberapa perusahaan afiliasinya, yaitu Trimegah Bangun Persada, Gane Permai Sentosa, Megah Surya Pertiwi, dan Halmahera Persada Lygend, dan seluruhnya merupakan Obyek Vital Nasional yang beroperasi di wilayah yang sama di Pulau Obi.

Keseluruhan operasi diintegrasikan dalam bentuk Kawasan Industri dan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional sesuai dengan Perpres Nomor 109 Tahun 2020, di mana Trimegah Bangun Persada bertindak selaku pengusul dan pelaksana.

Harita Group memiliki 2 Izin Usaha Pertambangan (IUP), pabrik peleburan (smelter), dan pabrik pemurnian di Pulau Obi. Komitmen Harita Group dalam hilirisasi sumber daya alam dilakukan melalui beroperasinya smelter Megah Surya Pertiwi (MSP) sejak 2016 yang memanfaatkan proses pirometalurgi RKEF untuk mengolah bijih nikel kadar tinggi dengan produk berupa Feronikel.

Melalui Halmahera Persada Lygend, Harita Group juga telah memasuki tahap produksi pengolahan dan pemurnian nikel dengan teknologi hidrometalurgi HPAL. Teknologi HPAL mampu mengolah nikel kadar rendah yang selama ini tidak diolah menjadi produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan turunan berupa Nikel Sulfat (NiSO4) dan Kobalt Sulfat CoSO4) yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. Material bijih nikel tersebut memanfaatkan hasil tambang yang dioperasikan oleh Trimegah Bangun Persada dan Gane Permai Sentosa. (red)

Previous Post

Politeknik Industri Logam Bakal Hadir di Maluku Utara

Next Post

Curhatan Gubernur Abdul Gani Kasuba, 15 Trilyun Dari Presiden

Related Posts

Daerah

Inflasi Malut Tembus 5,72 Persen, BI dan Pemda Haltim Perkuat Koordinasi

by Redaksi
10/10/2026
0

HALTIM, HN – Tekanan inflasi di Maluku Utara menjadi perhatian serius menjelang akhir 2026. Inflasi tahunan yang mencapai 5,72 persen...

Read more

Api Muncul dari Kamar Mandi, Rumah Warga Soa Ludes Terbakar

06/10/2026

Periksa Siswa Saat Jam Belajar, Prosedur Penyidik Dipertanyakan

03/10/2026

Pemkot Ternate dan Pemkab Halsel Gandeng Harita Nickel Perkuat Pengelolaan Sampah

02/10/2026

Peduli Warga Terdampak, Kapolres Halteng Berikan Santunan Kepada Sejumlah Warga Banemo

30/09/2026

HWDI dan Pertuni Sampaikan Aspirasi, Ini Respon DPRD Kota Ternate

30/09/2026
Next Post
M. Suhfi Majid bersama Gubernur AGK dan Dr. Muhammad Kasuba (Foto : Istimewa)

Curhatan Gubernur Abdul Gani Kasuba, 15 Trilyun Dari Presiden

Bupati Halsel Minta Bandara Labuha Diperluas, Ini Tanggapan Luhut Binsar Panjaitan

Pemain Matador Spanyol (Foto : Istimewa)

Ini Jadwal dan Daftar 16 Negara yang Lolos 16 Besar Euro 2020

  • Blog
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini