HALSEL, JN – Tersisah satu bulan lagi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) memasuki tahap pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati, namun di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara, sejauh ini baru pasangan Incumbent Hassan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchin (Bassam – Humanis) yang telah menenuhi syarat dukungan maju bertarung di Pilkada November mendatang.
Pasangan Bassam – Humanis dianggap memenuhi syarat karena sudah mendapat rekomendasi dukungan 3 Partai Politik (Parpol) dengan jumlah perolehan mencapai 9 kursi, diantaranya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 kursi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 3 kursi dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 1 kursi.
Kondisi ini berbeda dengan kandidat Calon Bupati lain sebut saja Hj. Eka Dahliani Abusama, kemudian Bahrain Kasuba, Agusti Thalib, Asmar Bani dan Rusdi Somadayo, yang digadang akan maju bertarung namun hingga saat ini belum juga mendapat dukungan Parpol sebagaimana isyarat ketentuan minimal 6 kursi di DPRD.
Selain belum ada kejelasan mengenai Parpol mana yang siap mendukung, kelima Kandidat tersebut juga mereka sampai sekarang belum memiliki pasangan Calon Wakil Bupati yang akan mendampingi nanti.
Itu artinya baru pasangan Bassam – Humanis yang boleh maju di Pilkada Halmahera Selatan jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran pasangan calon pada tanggal 27 Agustus mendatang.
Demikian disampaikan Akademisi Maulana MPM Djamal Syah, SH.,MH, Dosen Tetap Hukum Tata Negara, Universitas Esa Unggul Jakarta, kepada JaretNews.com, Minggu (07/07/224).
Putra asal Bacan Halmahera Selatan itu bilang Selain dukungan partai politik yang kuat, kesiapan pasangan Bassam – Humanis juga ditunjukkan dengan telah dibentuknya Tim koalisi pemenangan maupun Relawan dan Garda.
Hal ini menunjukkan kesiapan pasangan Incumbent ini untuk berkompetisi dalam Pilkada serentak tahun 2024 jauh lebih siap.
Sebaliknya, bakal Calon lain hingga saat ini belum terlihat memiliki dukungan partai yang jelas, bahkan juga belum mengumumkan pasangan masing-masing untuk Pilkada 2024.
“Jadi selain belum miliki dukungan Partai yang jelas, kelima Calon Bupati lain juga belum mengumumkan siapa pasangan masing – masing, bahkan tim pemenangan, yang merupakan indikator penting dalam kesiapan pencalonan juga belum terbentuk, ini menunjukkan bahwa di Halmahera Selatan baru Incumbent yang siap.”ungkap Maulana MPM Djamal Syah, SH.,MH.
Lanjut Maulana yang juga Akademisi di Prodi Hukum Universitas Nurul Hasan (Unsan) Bacan itu bilang kondisi ini menimbulkan keraguan dikalangan publik mengenai pencalonan Kandidat lain yang belum ada dukungan partai politik yang jelas dan tim pemenangan yang solid, menandakan komunikasi politik mereka belum matang.
Meski begitu, sebagai putra daerah dirinya mengimbau kepada semua pihak untuk menciptakan Pilkada Halmahera Selatan yang damai, sejuk, dan demokratis menjelang pendaftaran pasangan calon pada Agustus 2024.
“Saya minta kepada masyarakat untuk fokuslah pada aktivitas masing-masing, jangan terlalu fanatik atau berdebat mengenai bakal calon yang belum tentu berkontestasi, tetap menjaga keamanan dan kedamaian untuk Negeri Saruma yang kita cintai.”tandas Maulana Patra Syah . (*)
Editor : Risman Lamitira



















