• Latest

Kisah Sahabat Nabi Yang Dijamin Masuk Surga Meski Belum Pernah Shalat

10/07/2020
Kepala Bidang Pengolahan Sampah, DLH Kabupaten Halmahera Tengah, Nikmatullah F. Jinaba

Perkuat Program Bank Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH Halteng

04/09/2026
Kapolsek Patani, Ipda, Mustakim Puasa Bersama Karyawan Telkomsel Lakukan Pengecekan Kabel Jaringan Telkomsel yang terputus

Dirusak OTK, Jaringan Telkomsel Daerah Ini Terganggu

04/09/2026
Rakor Skema Program CSR dan PPM

Melalui CSR dan PPM, DLH Halteng Bangun Kolaborasi Dengan Pelaku Usaha Pertambangan

02/09/2026
Direktur PDAM Kab. Halmahera Tengah, Hairudin Amir

Program 100 Hari Kerja, Ini Target PDAM Halteng

02/09/2026
Pendataan Parlinsos oleh Tim Kementerian PANRB dan Kelurahan Maliaro

Ditunjuk Dinsos, Kelurahan Ini Dampingi Tim Kementerian PANRB Untuk Pendataan Parlinsos

28/08/2026
Bupati IMS Menerima Cindramata Dari RCEO BNI Wilayah Suluttenggomalut

Resmikan Kantor BNI Lelilef, Bupati IMS : Bukti Pesatnya Pertumbuhan Ekonomi Halteng

26/08/2026
Kondisi pasca Kebakaran di Lingkungan Jerbus Kelurahan Tanah Tinggi

Bakar Sampah Picu Kebakaran di Jerbus, Damkar Regu 01 Bergerak Cepat

26/08/2026
Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara, Dr. R. Graal Talaiwo

Buka Akses Pemerataan Pembangunan Di Daerah Kepulauan, Anggota DPD RI Ini Dorong Percepatan RUU Kepulauan

22/08/2026
Ali, Kasie Intelijen Kejari Kabupaten Halmahera Tengah

Tunggu Audit BPKP, Ini Perkembangan Kasus Islamic Center Halteng

22/08/2026
Kelurahan Maliaro Lakukan Pendataan Warga

Sekalipun Cuaca Panas, Kelurahan Ini Semangat Lakukan Pendataan Parlinsos

22/08/2026
Ibu-ibu anggota kelompok Rumah Usaha Tangguh Ekonomi (RUTE) tengah memproses adonan kedelai untuk pembuatan tahu di Desa Soligi, Halmahera Selatan

Pelaku UMKM Soligi dan Kawasi Mengembangkan Usaha di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Pulau Obi

22/08/2026
Bupati Halteng, Ikram M. Sangaji Melantik 9 Kades Terpilih

9 Kades Di Halteng Ini, Resmi Dilantik Bupati IMS

14/08/2026
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
Sabtu, September 5, 2026
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog
No Result
View All Result
JaretNews.com - Mengabarkan Informasi Terkini
No Result
View All Result

Kisah Sahabat Nabi Yang Dijamin Masuk Surga Meski Belum Pernah Shalat

by Redaksi
10/07/2020
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

ADA banyak rentetan kejadian yang menorehkan lembaran demi lembaran dalam sejarah Islam. Dalam satu lembaran kisahnya, Nabi Muhammad SAW pernah menceritakan kepada para sahabatnya kalau beliau mengenal seorang pemuda yang menjadi salah satu penghuni surga. Padahal dia belum pernah sekalipun menunaikan salat.

Salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW, yakni Abu Hurairah memberitahu siapa pemuda itu kepada sahabat yang lainnya.

“Ushairim bani ‘Abdil Asyhal ‘Amr bin Tsabit bin Waqsy,” kata Abu Hurairah.

BacaJuga

Harapan dari Pulau Obi, Cerita Kasman La Jaani Menjemput Mimpi di Tengah Himpitan Ekonomi

Wakili Malut Ke Jepang, Siswa Dari SLTA Di Kota Ternate Didukung Pemkab Halsel

Dialah Amru bin Tsabit. Pemuda yang juga merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang berasal dari bani ‘Abdil Asyhal. Dia adalah laki-laki yang belum memeluk agama Islam, setelah banyak kaum bani ‘Abdil Asyhal yang telah bertaubat kepada Allah SWT.

Amru bin Tsabit pernah diajak untuk memeluk Islam, namun ia enggan karena kaumnya. Meskipun sebenarnya di dalam hatinya sudah ada dorongan untuk masuk Islam.

Pada suatu hari, ketika perang Uhud terjadi, Amru bin Tsabit bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, “Di mana kaumku?”

Nabi Muhammad SAW pun menjawab, “Mereka sedang menuju Uhud untuk membela Islam.”

Mendengar jawaban Nabi Muhammad SAW, tergeraklah hati Amru bin Tsabit. Hingga pada akhirnya, dia telah memantapkan hati untuk menerima petunjuk Islam. Amru pun menyatakan keislamanannya pada Nabi Muhammad SAW.

Ketika perang Uhud itu terjadi bersamaan dengan keislaman Amru bin Tsabit, ia dan Nabi Muhammad SAW bergegas pergi dan mengenakan baju perang menuju Uhud untuk berperang bersama kaum Muslim lainnya.

Sesampai di sana, para kaum Muslim kaget dan heran melihat Amru ada bersama rombongan mereka.

“Menjauhlah engkau dari kami, wahai Amru!” kata orang-orang Muslim.

Dengan penuh percaya diri seakan meyakinkan mereka, Amru menjawab, “Aku telah beriman.”

Tanpa banyak tanya, kaum Muslim pun mempersilakannya untuk bergabung bersama mereka dalam perang Uhud, perang membela agama yang kini diyakininya hingga akhir, Islam.

Dengan penuh semangat dan kegigihan, Amru bin Tsabit bertempur melawan musuh. Namun sayangnya, di saat perang berlangsung dan korban-korban mulai berjatuhan, kaum Bani Asyhal menemukan Amru bin Tsabit yang terbaring penuh luka.

“Demi Allah, ini adalah Al-Ushairim,” kata kaum Bani Asyhal.

Dirinya pun dibawa kepada keluarganya dengan keadaan penuh luka. Salah seorang kaum Bani Asyhal bertanya kepada Amru bin Tsabit soal apa yang menyebabkan ia datang ke pertempuran itu. Apakah ia datang untuk membela kaumnya, atau karena Allah SWT dan rasul-Nya?

“Aku datang ke medan perang karena ingin masuk Islam. Aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Aku masuk Islam lalu mengambil pedangku. Aku maju bersama Rasulullah SAW dan aku berperang hingga aku terkena serangan,” kata Amr dengan kondisi yang tidak baik.

Tak lama, napas Amru bin Tsabit berhenti. Dia telah meninggal dunia setelah berjihad di jalan Allah SWT.

Rasulullah SAW berkata, “Sesungguhnya ia termasuk penghuni surga.”

Amru bin Tsabit meninggal dengan sedikit amalan yang menjemputnya di momen terbaik atas izin Allah SWT.

Dari kisah ini, kita semua belajar dan dapat mengambil makna baiknya, bahwa Allah SWT sangat-sangat membuka lebar pintu surga bagi umat-Nya. Meski amalan yang dilakukan Amru bin Tsabit sedikit, bahkan belum sempat untuk melakukan ibadah salat, tapi dia telah membuat amalan itu bernilai luar biasa. Ketulusan, keikhlasan, dan kesungguhan untuk berjuang di jalan Allah SWT. Inilah yang membuatnya menjadi ahli surga. Wallahu alam.

Sumber :  Liputan Islami

Previous Post

Sebanyak 1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Ini Alasannya

Next Post

WHO Sebut Penularan Virus Corona Lewat Udara Bisa Terjadi di Ruangan Tertutup

Related Posts

Kasman La Jaani saat menerima Sertifikat Kelulusan Vokasi Bahasa Mandarin
Daerah

Harapan dari Pulau Obi, Cerita Kasman La Jaani Menjemput Mimpi di Tengah Himpitan Ekonomi

by Redaksi
21/01/2026
0

HALSEL, JN - Di bawah langit Pulau Obi yang cerah, pemuda asli Desa Soligi, Kasman La Jaani (18), berdiri tegak....

Read more
Maya Dira Bersama Karim Nahrawi, Kepala Sekolah SMAN 3 Kota Ternate

Wakili Malut Ke Jepang, Siswa Dari SLTA Di Kota Ternate Didukung Pemkab Halsel

15/11/2025

Tiba di Jakarta, Delegasi Unkhair Pada Program SMI Youth Exchange Chapter, Cici Beri Apresiasi Kepada Bupati Bassam

15/02/2025

Gerak Cepat Pemberian Bantuan Korban Bencana Di Rua, Termasuk Bacakada Ini

26/08/2024

Mendukung Infrastuktur Pendidikan, Bupati Bassam Raih Penghargaan Dari Unkhair Ternate

24/08/2024

Sosok Bassam Kasuba di Mata Orang Tua, MK : Bassam Anak Yang Baik dan Ramah

16/12/2023
Next Post
Foto istimewa

WHO Sebut Penularan Virus Corona Lewat Udara Bisa Terjadi di Ruangan Tertutup

Awas Virus Baru lebih Ganas dari Corona, Bikin Manusia Jadi Zombie

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Halsel. (Foto Tox)

Realisasi Pendapatan Kabupaten Halsel 2019 Tak Capai Target

  • Blog
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini

No Result
View All Result
  • HOME
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • PERKARA
  • RAGAM
  • INSPIRASI
  • SUDUT PANDANG
  • OLAHRAGA
  • INTERNASIONAL
  • Home
  • Blog

Copyright © 2026 www.jaretnews.com Mengabarkan Berita Terkini