HALSEL, JN – Kondisi bangunan pasar Modern Saruma di Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, sangat memprihatinkan karena sudah seperti ‘kandang kambing’ setelah 2 tahun tidak digunakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan.
Selain seperti tempat berteduhnya binatang piaraan, bangunan pasar yang dibangun sejak tahun 2019 oleh rekanan PT Citra Prasasti Konsorindo dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 58 Miliar lebih yang bersumber dari pinjaman kedua daerah melalui PT Sarana Multi Infastruktur (SMI) pada tahun 2018, senilai Rp 150 Miliar yang hanya dimanfaatkan setahun itu, kini sudah tidak terurus sehingga dijadikan tempat pacaran bahkan tempat mesum oleh oknum pasangan muda mudi.

Berdasarkan amatan JaretNews.com, di lokasi pasar Modern Tuwokona Sabtu (25/02/2023) terlihat bagunan pasar dalam kondisi kumuh tidak terawat bahkan sebagian besar rusak dan telah ditumbuhi rumput liar dan ilalang sehingga pasar terlihat kumuh.
Ahmad, salah satu warga mengatakan sangat menyayangkan kondisi pasar Modern Saruma Tuwokona yang dibiarkan rusak tidak dimanfaatkan.

Lanjut dia bilang jikalau itu dikelola dengan baik pasar bisa ramai dan memberikan tambahan pendapatan derah.
“Sebagai masyarakat saya berharap ada tindak lanjut dari Pemkab Halsel, apalagi sudah dibangun dengan anggaran puluhan miliar sayang kalau tidak dimanfaatkan.”pintanya. (*)
Editor : Risman Lamitira



















