HALSEL, JN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, mengalokasikan dana hibah pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kabupaten Halsel tahun 2024, untuk TNI dan Polri sebesar Rp 10,6 Miliar.
Pemberian dana hibah untuk biaya pengamanan itu sesuai dengan Naskah Hibah Pemerintah Daerah (NPHD) yang telah ditandatangani bersama pihak Pemkab Halsel dengan Polres Halsel dan Kodim 1509 Labuha bertempat di ruang rapat sekretariat kantor bupati pada Senin (15/01/2024).
Sekrstaris Daerah (Sekda) Halsel, Safiun Radjulan, kepada wartawan Selasa (16/01/2024) mengatakan penandatanganan NPHD biaya pengamanan Pilkada Halsel, yang dilaksanakan kemarin bersama Kapolres dikhususkan pada Kepolisian Polres Halsel sedangkan untuk TNI sudah dilakukan penandatanganan NPHD bersama Komendan Korem di Ternate beberapa hari lalu.
Adapun jumlah anggaran hibah pengamanan untuk Polres Halsel kata mantan Kadis Pendidikan itu bilang mencapai Rp 7,6 Miliar sementara anggaran pengamanan untuk TNI dalam hal ini Kodim Labuha sebesar Rp 3 Miliar sehingga total dana mencapai Rp 10,6 Miliar.
Seluruh dana tersebut dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pokok tahun 2024.
Sementara dana hibah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Selatan, untuk Pilkada dialokasikan sebesar Rp 21 Miliar terdiri dari 40 persen termuat di APBD Perubahan 2023 dan 60 persen diakomudir di APBD Pokok tahun 2024.
Sedangkan untuk hibah ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Halsel di berikan sebesar Rp 16 Miliar lebih.
“Sesuai edaran Mendagri itu 40 persen Anggaran hibah ke KPU di akomodir pada APBD Perubahan tahun 2023 dan 60 persenya di APBD Pokok 2024, dengan total Rp 21 Miliar sementara untuk Bawaslu Rp 16 Miliar lebih.”terang Sekda.
Lanjut Safiun bilang jumlah dana hibah Pilkada 2024 yang diberikan Pemkab Halsel kepada penyelenggara Pemilu dan TNI Polri belum termasuk hibah dari Pemerintah Povinsi (Pemprov) Maluku Utara, dalam bentuk shering dana.
Sementara itu Kepala Bagian Operasional (OPS) Polres Halsel, Komusaris Polisi (Kompol) Jamaludin, menambahkan bahwa jumlah hibah tahun ini naik sebesar Rp 500 juta karena ada tambahan personil BKO Brimob.
Sehingga anggaran hibah pengamanan dari total Rp 7,6 Miliar, diberikan ke BKO Brimob sebesar Rp 500 juta.
“Kalau Pilkada sebelumnya anggaran hibah Pengamanan Brimob melekat di Satuan di Ternate kali ini tidak karena Satuan Brimob sudah berkantor di Halsel sehingga anggarannya di akomudir secara terpisah malalui Polres.”ungkap perwira satu bunga itu. (*)
Editor: Risman Lamitira



















